Rusia dan Iran Ejek Hadiah Tangkap Peratas Pengacau Pilpres AS
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 00:55 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengaku bertanggung jawab atas kampanye hadiah bagi mereka yang berhasil menangkap peretas yang ingin mengacaukan pemilu presiden pada November mendatang. Diketahui hal itu menjadi bahan ejekan di Rusia dan Iran .
Dalam sebuah email, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pesan teks yang mempromosikan hadiah jutaan dolar untuk informasi tentang ancaman dunia maya terhadap pemilu yang akan datang ditujukan untuk membangun kesadaran internasional. (Baca: Tangkap Peretas Pengacau Pilpres, AS Janjikan Hadiah Rp146 Miliar )
"Ini adalah kampanye di seluruh dunia dalam berbagai bahasa," bunyi email tersebut seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/8/2020).
Pernyataan itu muncul setelah sejumlah orang di Rusia dan Iran mulai menerima pesan teks dan memposting tangkapan layar ke media sosial.
Kampanye tersebut mungkin telah membantu pihak berwenang AS mengumumkan tentang hadiah mereka, tetapi Reuters berbicara kepada lima warga Iran menerima pesan itu dan menganggapnya sebagai hal yang membingungkan atau lucu.
Dalam sebuah email, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pesan teks yang mempromosikan hadiah jutaan dolar untuk informasi tentang ancaman dunia maya terhadap pemilu yang akan datang ditujukan untuk membangun kesadaran internasional. (Baca: Tangkap Peretas Pengacau Pilpres, AS Janjikan Hadiah Rp146 Miliar )
"Ini adalah kampanye di seluruh dunia dalam berbagai bahasa," bunyi email tersebut seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/8/2020).
Pernyataan itu muncul setelah sejumlah orang di Rusia dan Iran mulai menerima pesan teks dan memposting tangkapan layar ke media sosial.
Kampanye tersebut mungkin telah membantu pihak berwenang AS mengumumkan tentang hadiah mereka, tetapi Reuters berbicara kepada lima warga Iran menerima pesan itu dan menganggapnya sebagai hal yang membingungkan atau lucu.
Lihat Juga :