Ukraina Keluarkan Henry Kissinger dari Daftar Target Pembunuhan

Minggu, 03 Desember 2023 - 13:01 WIB
loading...
Ukraina Keluarkan Henry...
Situs Peacemaker Ukraina keluarkan mantan Menlu AS Henry Kissinger dari daftar target pembunuhan. Foto/War on The Rocks
A A A
KIEV - Basis data 'Peacemaker' Ukraina , yang berisi orang-orang yang dianggap sebagai musuh negara, telah menandai diplomat veteran Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger sebagai almarhum. Mantan Menteri Luar Negeri AS, yang meninggal pada hari Rabu, ditambahkan ke dalam daftar itu pada Mei 2022 atas tuduhan partisipasi dalam operasi khusus informasi Rusia melawan Ukraina.

Online resource ini, yang dibuat pada tahun 2014, menggambarkan dirinya sebagai “Pusat Penelitian Unsur-Unsur Kejahatan terhadap Keamanan Nasional Ukraina, Perdamaian, Kemanusiaan, dan Hukum Internasional non-pemerintah.”

Selama bertahun-tahun, situs ini telah terlibat dalam berbagai skandal, termasuk penerbitan data pribadi jurnalis asing dan individu lain yang dianggap oleh ‘Peacemaker’ sebagai musuh.

Baca Juga: Henry Kissinger, yang Ramalkan Israel Akan Hancur, Meninggal Dunia

Menurut situs tersebut, Kissinger telah menyebarkan propaganda dan juga menganjurkan pemisahan Donetsk dan Lugansk, serta beberapa wilayah selatan, dari Ukraina. Mantan penasihat keamanan nasional AS ini disebut oleh 'Peacemaker' sebagai kaki tangan kejahatan pemerintah Rusia terhadap Ukraina dan rakyatnya, seperti dikutip dari RT, Minggu (3/12/2023).

Kissinger menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS dari tahun 1973 hingga 1977 di bawah Presiden Richard Nixon dan Gerald Ford, serta memainkan peran penting dalam meningkatkan hubungan AS dengan Uni Soviet.

Diplomat tersebut juga mempelopori normalisasi hubungan dengan China, sesuatu yang membuatnya dihormati Beijing selama sisa hidupnya.

Setelah meninggalkan jabatannya, Kissinger tetap aktif memberikan ceramah dan mengomentari urusan internasional. Dia juga melakukan perjalanan ke China dan diterima oleh para pemimpin negara tersebut puluhan kali.

Baca Juga: Bertemu, Xi Jinping Sebut Henry Kissinger Teman Lama

Mengenai konflik Ukraina, Kissinger menggambarkan keputusan Barat yang menawarkan Kiev jalan menuju keanggotaan NATO sebagai “kesalahan besar,” yang memicu permusuhan saat ini.

Tahun lalu, ia menyarankan agar Ukraina melepaskan klaim teritorialnya atas Crimea dan memberikan otonomi kepada Republik Rakyat Donetsk serta Lugansk – yang semuanya dianggap wilayah Rusia oleh Moskow – dalam upaya mengakhiri pertumpahan darah.

Kepemimpinan Ukraina, pada bagiannya, telah berulang kali menolak konsesi teritorial apa pun kepada tetangganya, dan bersikeras untuk memulihkan kedaulatannya atas semua wilayahnya berdasarkan perbatasan tahun 1991 secara penuh.

Baca Juga: Dekati Titik Balik, Mantan Menlu AS Henry Kissinger Buat Prediksi Perdamaian Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved