5 Pendekatan Pangeran Mohammed Bin Salman dalam Perang Israel-Hamas di Gaza

Sabtu, 02 Desember 2023 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Arab Saudi telah mengambil langkah konkrit untuk menyatakan solidaritas terhadap Palestina termasuk dengan menunda pembicaraan normalisasi dengan Israel. "Hal ini membedakan Arab Saudi dengan negara-negara Arab lainnya yang kurang bersedia mencocokkan retorika mereka dengan diplomasi dan tindakan,” Elham Fakhro, rekan Chatham House dan analis senior Teluk, mengatakan kepada TNA.

5. Membantu Mewujudkan Perdamaian di Palestina

Meskipun Arab Saudi telah menekan Israel dengan retorika yang lebih agresif, mereka masih bersikap enteng, menjauh dari politik dan fokus pada sisi kemanusiaan.

Seruan MBS untuk melakukan embargo senjata bukanlah bersifat politis, melainkan sebuah tindakan “yang diambil untuk menghentikan bencana kemanusiaan”, kata Amer Sabaileh, seorang analis politik Yordania, kepada TNA. Dengan memasuki konflik dari sisi kemanusiaan, Saudi “menempatkan diri mereka di garis depan sambil mengambil pendekatan yang realistis” – menjadikan mereka memiliki posisi yang lebih baik untuk memainkan peran kunci dalam negosiasi politik setelah perang, tambahnya.

Sementara itu, dalam perundingan masa perang saat ini, Arab Saudi tidak diikutsertakan, karena tidak memiliki saluran dengan Hamas, sebuah cabang dari Ikhwanul Muslimin dan proksi Iran. Jacobs merujuk pada buruknya hubungan Saudi dengan Palestina dan mengatakan bahwa meskipun mereka telah menyatakan kesediaannya untuk meningkatkan hubungan dengan Otoritas Palestina (PA) dan Hamas, “hal ini belum terjadi secara eksplisit”.

Yang beredar di kalangan diplomatik Amerika adalah usulan agar negara-negara Arab, terutama Arab Saudi, untuk memainkan peran dalam pemerintahan Gaza pascaperang. Proposal yang “paling ambisius” meminta Arab Saudi untuk menyediakan personel militer dan administratif untuk memerintah Gaza pascaperang, sementara proposal yang “lebih sederhana” menugaskan Saudi untuk mendanai rekonstruksi Gaza.

Namun Jacobs juga mengatakan bahwa peran Saudi yang lebih besar dalam pemerintahan Gaza pascaperang akan menjadi hal yang “sangat rumit”.

Namun, pemerintah AS masih membuka salurannya dengan Arab Saudi sebagai perantara masa depan yang menjanjikan dalam negosiasi Israel-Palestina, kata Sabaileh. Pekan lalu, Blinken menelepon Menlu Saudi untuk membahas gencatan senjata di Gaza, dan memposting di X setelah panggilan tersebut bahwa: “Perdamaian berkelanjutan antara Israel dan Palestina adalah prioritas bersama bagi AS dan Arab Saudi”.

Sabaileh mengatakan bahwa hubungan Qatar dengan Hamas, dan meningkatnya kebutuhan negara tersebut untuk mempertahankan diri dari tuduhan “sponsor terorisme”, akan membuat Qatar kurang cocok untuk menjadi aktor berpengaruh dalam perundingan perdamaian jangka panjang. Meskipun Yordania telah memperkeras pendiriannya terhadap Israel selama perang, Yordania masih “sepenuhnya tidak terlibat” katanya.

Di masa depan, “perdamaian dengan Saudi adalah satu-satunya perdamaian yang diinginkan Israel setelah perang ini”, kata Sabaileh. “Saudi akan menjadi pintu gerbang perdamaian.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Jenazah Pemimpin Tertinggi...
Jenazah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei Tiba di Teheran untuk Upacara Perpisahan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Kolombia Singkirkan...
Kolombia Singkirkan Ghana, Gol Arias Antar Los Cafeteros ke 16 Besar
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Berita Terkini
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved