Mahathir Siapkan Partai Baru untuk Galang Dukungan Etnis Melayu
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah memimpin Malaysia selama 22 tahun hingga 2003, Mahathir muncul dari masa pensiunnya untuk bergabung dengan mantan musuhnya demi mengalahkan PM Najib Razak yang terlilit kasus korupsi. Najib sudah mendapat vonis penjara dalam pengadilan pertama kasus korupsi 1MDB bulan lalu.
Mahathir menyatakan partainya telah dibajak oleh Muhyiddin dan partai baru harus didirikan. Mahathir hingga sekarang belum memberi nama partai baru itu. (Baca Juga: Tolak Mahasiswa Kedokteran Ditambah, Ribuan Dokter Korsel Mogok Kerja)
“Partai ini akan inklusif dan moderat, serta akan menunjukkan pada etnis lain bahwa Melayu bukan pengkhianat, dapat menjaga janji dan tidak menolak untuk tulus dan kerja sama,” kata dia. (Baca Infografis: Menghadapi Krisis Paling Parah, Lebanon di Ujung Kehancuran)
Dia memperingatkan agar pemerintah tidak menghalangi pendaftaran partai baru tersebut. (Lihat Video: 190 Kios di Pasar Grogol Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah)
Mahathir menyatakan partainya telah dibajak oleh Muhyiddin dan partai baru harus didirikan. Mahathir hingga sekarang belum memberi nama partai baru itu. (Baca Juga: Tolak Mahasiswa Kedokteran Ditambah, Ribuan Dokter Korsel Mogok Kerja)
“Partai ini akan inklusif dan moderat, serta akan menunjukkan pada etnis lain bahwa Melayu bukan pengkhianat, dapat menjaga janji dan tidak menolak untuk tulus dan kerja sama,” kata dia. (Baca Infografis: Menghadapi Krisis Paling Parah, Lebanon di Ujung Kehancuran)
Dia memperingatkan agar pemerintah tidak menghalangi pendaftaran partai baru tersebut. (Lihat Video: 190 Kios di Pasar Grogol Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah)
(sya)
Lihat Juga :