Ukraina Akui Drone Kamikaze Rusia Sekarang Lebih Sulit Dideteksi

Senin, 27 November 2023 - 13:03 WIB
loading...
A A A
Menurut Inhat, saat ini, jumlah drone yang digunakan Moskow agak berkurang, yang menunjukkan bahwa musuh sedang mengumpulkan pasokan yang cukup.

“Drone digunakan tidak hanya untuk menyerang fasilitas infrastruktur penting tetapi juga fasilitas militer yang ingin mereka serang. Anda lihat mereka juga mencoba menyerang lapangan terbang. Mengapa [drone] yang digunakan lebih sedikit? Ya, ada 500 di bulan September. Oleh karena itu, mungkin saat ini musuh tidak memiliki kemampuan untuk membangun jumlah yang besar, dan mungkin saja mereka mencoba meluncurkannya pada bulan Oktober dengan cara tertutup ke arah yang berbeda dan dari arah yang berbeda—dari utara, dari tenggara, dan dari selatan, dan mungkin mereka ingin mengembalikan stok yang digunakan pada bulan September,” imbuh Ihnat.

Ditanya tentang peningkatan produksi dan modernisasi drone Shahed di Rusia, Ihnat berkata: “Seperti yang saya katakan, mereka menggunakan lebih dari 500 unit pada bulan September, jadi [stok] harus dipulihkan, mungkin pabrik-pabrik tersebut belum beroperasi pada kapasitas yang ingin dicapai atau Iran mungkin tidak memberikan jumlah pasokan yang mereka inginkan untuk melanjutkan serangan ini."

"Percayalah, kalau sudah cukup, semuanya akan diluncurkan di sini karena senjata-senjata ini menguras pertahanan udara kita, senjata-senjata ini terkadang mengenai sasaran, jadi mereka akan menggunakannya. Mereka sekarang mungkin sedang beristirahat untuk mengumpulkan jumlah yang mereka perlukan untuk menyerang infrastruktur kita. Adapun modernisasi akan terjadi, kelemahan dan kelebihan masing-masing jenis senjata dipelajari dalam pertarungan nyata. Dan dengan drone Shahed, mereka pasti mulai melakukan beberapa perbaikan," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved