Ukraina Akui Drone Kamikaze Rusia Sekarang Lebih Sulit Dideteksi

Senin, 27 November 2023 - 13:03 WIB
loading...
Ukraina Akui Drone Kamikaze...
Militer Ukraina akui drone kamikaze Rusia sekarang lebih sulit dideteksi. Foto/REUTERS
A A A
KYIV - Militer Ukraina mengakui drone kamikaze Rusia sekarang lebih sulit dideteksi karena memiliki corak hitam yang tidak biasa dan dilapisi karbon yang menyerap sinyal radar.

Pengakuan itu disampaikan juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Inhat pada hari Minggu.

“Sekarang kita lihat mereka menggunakan karbon, bahan yang menyerap sinyal radar, dan juga mereka mengecatnya dengan warna hitam. Ini akan mempersulit kerja pertahanan udara kita, yaitu visual dari kelompok pemadam kebakaran mobile,” kata Ihnat seperti dikutip dari kantor berita Ukrinform, Senin (27/11/2023).

Baca Juga: Jenderal Israel Tak Ingin Rusia Terlibat dalam Perang Gaza, Ini Alasannya

Kendati demikian, Ihnat mengeklaim bahwa hal itu tidak menghalangi unit pertahanan udara untuk secara efektif menembak jatuh hampir seluruh drone kamikaze Rusia.

"Meskipun ada kemungkinan kesamaan visual, drone Shahed yang diluncurkan dalam serangan terbaru bukanlah varian baru yang diyakini diproduksi oleh Iran," kata Inhat.

Pada bulan September, pasukan Rusia menggunakan sekitar 500 drone untuk menyerang wilayah Ukraina, kata Ihnat pada akhir Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved