Miko Peled Cucu Pendiri Negara Israel tapi Bela Palestina, Ini Alasannya

Senin, 27 November 2023 - 10:29 WIB
loading...
A A A
Peled, menunjukkan bahwa masalah Israel-Palestina tidak dimulai bulan lalu, tetapi 75 tahun yang lalu dengan berdirinya Negara Israel, mengatakan: "Sebagai sebuah gerakan, Zionis dan kemudian negara yang lahir dari gerakan ini menyatakan perang terhadap rakyat Palestina. Di Dalam perang ini, kita menyaksikan pembersihan etnis, kebijakan genosida, dan rezim apartheid yang rasis.”

Menggambarkan Israel sebagai “negara teroris”, Peled menarik perhatian pada penindasan yang dialami warga Palestina selama bertahun-tahun.

“Warga Palestina terpapar terorisme setiap hari. Anda tidak tahu apakah Anda akan dipukuli atau dibunuh saat berjalan di jalan, apakah anak-anak Anda akan aman bersekolah, apakah rumah Anda akan dibongkar, apakah saudara-saudara Anda akan ditangkap atau diculik dan dihilangkan oleh tentara Israel atau intelijen Israel,” katanya.

Pria Israel-Amerika ini mengatakan dia mulai mempertanyakan keberadaan Negara Israel setelah kematian salah satu anggota keluarganya lebih dari dua dekade lalu.

“Pada tahun 1997, putri kecil saudara perempuan saya terbunuh dalam serangan bunuh diri di Yerusalem. Dia berusia 13 tahun. Ini adalah tragedi yang secara fundamental mengguncang seseorang; Anda tahu, setelah peristiwa seperti itu, Anda tidak dapat memandang dunia dengan pandangan yang sama. Hal ini menuntun saya untuk memeriksa realitas dari apa yang diajarkan kepada saya, keberadaan Israel," paparnya.

Dia kemudian memulai perjalanan ke Palestina untuk mencari jawabannya.

“Ketika saya memulai perjalanan, saya menyadari bahwa negara yang saya kira adalah negara saya ternyata adalah negara orang lain. Saya hidup di semacam koloni, sebuah realitas yang dangkal dan dibuat-buat yang tidak nyata di negara apartheid yang dibangun di atas kebohongan, dan kebohongan ini melegitimasi keberadaan negara Israel,” kata Peled.

Mengenai serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza, yang dimulai setelah serangan lintas batas oleh kelompok Palestina; Hamas, Peled mengatakan: "Warga Palestina yang tidak ada hubungannya dengan peristiwa ini harus membayar mahal. Israel dipermalukan, dan sekarang mereka melakukan semua balas dendam dan kemarahan dari orang-orang yang tidak bersalah dan warga sipil yang tidak ada hubungannya dengan serangan itu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved