Israel Siap Bebaskan 39 Warga Palestina Sesuai Kesepakatan dengan Hamas

Jum'at, 24 November 2023 - 18:15 WIB
loading...
Israel Siap Bebaskan...
Tank Israel berada di Jalur Gaza dalam operasi darat. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Layanan Penjara Israel menerima daftar 39 warga Palestina yang akan dibebaskan berdasarkan kesepakatan dengan Hamas pada Jumat (24/11/2023).

Lembaga rezim kolonial Zionis itu pun memulai persiapan yang relevan, menurut laporan stasiun televisi Channel 13.

“Sekitar tengah hari waktu setempat, kelompok tahanan ini akan dipindahkan dari penjara Israel ke Penjara Ofer di Tepi Barat, kemudian mereka kembali ke tempat tinggal mereka di Tepi Barat dan Yerusalem Timur,” ungkap laporan media tersebut.

Sebelumnya, para narapidana yang dibebaskan akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan menandatangani dokumen yang menyatakan mereka berjanji tidak lagi terlibat dalam terorisme.

Kemudian, mereka akan bertemu dengan perwakilan Komite Internasional Palang Merah.

Gencatan senjata selama empat hari antara Israel dan gerakan Palestina Hamas mulai berlaku pada pukul 07:00 waktu setempat (05:00 GMT) pada Jumat.

Pada Rabu, Israel dan Hamas mengkonfirmasi mereka telah menyetujui gencatan senjata selama empat hari di Jalur Gaza, dengan penghentian semua permusuhan dan pembebasan 50 sandera Israel dengan imbalan 150 tahanan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved