Iran Minta BRICS Sebut Israel Negara Teroris karena Kejahatan Perang di Gaza
Rabu, 22 November 2023 - 08:42 WIB
loading...
A
A
A
“Sehubungan dengan kejahatan yang terus-menerus [dilakukan] dan sifat rasis oleh rezim palsu Israel, negara-negara bebas [di dunia] mengharapkan semua pemerintah terutama negara-negara anggota BRICS untuk segera mengangkat isu pemutusan hubungan politik, ekonomi, dan militer dengan Israel sebagai agenda utama,” lanjut Raisi, seperti dikutip RT, Rabu (22/11/2023).
Presiden Iran juga menyarankan negara-negara BRICS membuka penyelidikan atas dugaan penggunaan bos fosfor putih ilegal dan senjata terlarang lainnya oleh Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Iran, kata Raisi, akan mendukung upaya bersama Afrika Selatan–yang diajukan bersama empat negara lainnya pada hari Jumat di Mahkamah Kriminal Internasional (ICC)–untuk menyelidiki apakah kejahatan perang telah dilakukan di Gaza.
Namun, dia berpendapat bahwa pengajuan tersebut juga harus membuat Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab atas pembunuhan anak-anak yang dilakukan militer Israel di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 14.000 warga Palestina di Gaza sejak menyatakan perang terhadap Hamas bulan lalu, termasuk sedikitnya 5.600 anak-anak, menurut pejabat kesehatan Palestina di Gaza.
Presiden Iran juga menyarankan negara-negara BRICS membuka penyelidikan atas dugaan penggunaan bos fosfor putih ilegal dan senjata terlarang lainnya oleh Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza.
Iran, kata Raisi, akan mendukung upaya bersama Afrika Selatan–yang diajukan bersama empat negara lainnya pada hari Jumat di Mahkamah Kriminal Internasional (ICC)–untuk menyelidiki apakah kejahatan perang telah dilakukan di Gaza.
Namun, dia berpendapat bahwa pengajuan tersebut juga harus membuat Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab atas pembunuhan anak-anak yang dilakukan militer Israel di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 14.000 warga Palestina di Gaza sejak menyatakan perang terhadap Hamas bulan lalu, termasuk sedikitnya 5.600 anak-anak, menurut pejabat kesehatan Palestina di Gaza.
Lihat Juga :