Rusia Diduga Kerahkan Sistem Rudal S-400 ke Libya

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 09:24 WIB
loading...
A A A
Rudal itu akan berada di sana untuk melindungi tentara bayaran yang terkait dengan Rusia, yang kehadirannya meningkat pesat di negara itu. Tentara bayaran itu berasal dari kontraktor swasta, Wagner, yang dibekali jet tempur. Tetapi mereka dan sekutunya menghadapi musuh yang kompeten, termasuk pasukan Turki. Drone TB2 Turki telah mencetak sukses besar melawan sistem pertahanan udara buatan Rusia. Tetapi S-300 atau S-400 akan sangat menghambat operasi Turki.

"Rusia diam-diam telah mengisyaratkan bahwa Sirte dan Jufra adalah garis merah, meskipun mereka tidak melangkah sejauh negara lain dalam hal pernyataan publik," kata Aaron Stein, direktur penelitian di Foreign Policy Research Institute yang berbasis di Philadelphia kepada Forbes yang dilansir Jumat (7/8/2020).

Stein tidak berpikir bahwa penyebaran sistem pertahanan udara canggih seperti itu akan mengejutkan. Rusia telah mengerahkan sistem serupa, termasuk S-400, untuk melindungi asetnya di Suriah. “Mereka tampaknya telah mengambil satu halaman dari buku pedoman Suriah mereka, yaitu mengirim skuadron campuran dan untuk menambah aset pertahanan udara di negara itu. S-300, jika memang itu asli, bergabung dengan sistem jarak pendek Pantsir S-1. Bersama-sama mereka akan membuat Turki berpikir untuk menguji garis merah itu," ujar Stein. (Baca juga: Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS )

Ironisnya, sistem S-400 SAM persis seperti yang dijual Rusia kepada Turki. Pembelian sistem inilah menyebabkan Amerika Serikat (AS) membatalkan penjualan pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning-II ke Turki karena kekhawatiran Rusia dapat menggunakan sensor sistem SAM untuk menambang informasi intelijen berharga tentang kemampuan F-35.

Lantas, bagaimana sistem rudal baru bisa sampai ke Libya? Sebuah pesawat kargo super berat terbang dari Rusia ke pangkalan udara Al Khadim di Al Marj pada tanggal 3 Agustus. An-124 Ruslan yang besar, setara dengan C-5 Galaxy milik Rusia, mengambil rute memutar yang mengelilingi Turki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved