4 Pemicu Kekuasaan Junta Myanmar Terancam, dari Serangan Pemberontak dan Melemahnya Kekuatan Militer

Selasa, 21 November 2023 - 10:34 WIB
loading...
4 Pemicu Kekuasaan Junta...
Kekuasaan junta militer Myanmar terancam karena serangan pemberontak. Foto/Reuters
A A A
YANGON - Militer yang berkuasa di Myanmar menghadapi serangan di berbagai lini di wilayah perbatasannya ketika aliansi kelompok pemberontak etnis minoritas bergabung dengan pejuang pro-demokrasi untuk mencoba merebut wilayah dan menantang kekuasaan junta.

Selain itu, junta militer juga mendapatkan tekanan dari sesama anggota ASEAN. Hal itu mempersulit posisi junta militer Myanmar dalam menggelar diplomasi, meski mendapatkan dukungan penuh dari Rusia dan China.

Berikut adalah 4 pemicu kekuasaan junta militer Myanmar terancam.

1. Serangan Terkoordinasi Pemberontak Etnis Minoritas

Melansir Reuters, pada tanggal 27 Oktober, aliansi kelompok etnis minoritas melancarkan serangan terkoordinasi terhadap pos-pos militer di Negara Bagian Shan bagian utara yang berbatasan dengan China dan merebut beberapa kota, dalam sebuah operasi yang mereka sebut 1027, mengacu pada tanggal dimulainya serangan tersebut.

Aliansi Tiga Persaudaraan (Three Brotherhood Alliance), sebutan bagi kelompok tersebut, mengatakan tujuannya adalah "untuk melindungi kehidupan warga sipil, menegaskan hak kami untuk membela diri, mempertahankan kendali atas wilayah kami dan merespons dengan tegas serangan artileri dan serangan udara yang sedang berlangsung" oleh junta.

Badan ini juga “berdedikasi untuk memberantas kediktatoran militer yang menindas”, katanya, dan berkomitmen untuk memerangi pusat penipuan perjudian online di perbatasan Myanmar-China, yang melibatkan ribuan pekerja asing, banyak di antaranya bertentangan dengan keinginan mereka.

China, yang memiliki pengaruh signifikan di wilayah tersebut, telah mendesak diakhirinya pertempuran dan telah menekan junta untuk membubarkan bisnis gelap yang telah menjadikan banyak warga China menjadi korban penipuan, bahkan ada yang menjadi budak. Beberapa analis dan diplomat mengatakan serangan 1027 tidak mungkin terlaksana tanpa izin China.

Baca Juga: Presiden Filipina: Myanmar Hanya Jadi Benalu bagi ASEAN

2. Tiga Kelompok Pemberontak Bergerak Bersama

Meskipun pertempuran telah terjadi di beberapa wilayah di Myanmar sejak para jenderal merebut kekuasaan melalui kudeta tahun 2021, skala serangan baru tersebut merupakan tantangan militer terbesar terhadap pemerintahan junta, yang memperluas kekuatan junta di beberapa bidang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
4 Negara Pelindung Israel...
4 Negara Pelindung Israel dari Serangan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved