Presiden Belarus Mengaku Sengaja Ditulari Virus Covid-19
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 04:38 WIB
loading...
A
A
A
Lukashenko sebelumnya mengatakan kepada media bahwa dia memiliki kasus Covid-19 tanpa gejala dan telah berhasil pulih darinya. Dia mengklaim dia akan mengatasi virus "saat dalam perjalanan".
"Mereka mungkin menembak saya hingga mati, tetapi saya tidak akan pernah lari (dari Belarus)," cetusnya.
Lukashenko saat ini sedang berusaha terpilih kembali untuk masa jabatan keenamnya sebagai presiden di tengah gejolak domestik. Dua tokoh oposisi yang ingin mencalonkan diri melawannya saat ini dipenjara, dan satu lagi telah melarikan diri dari negara itu, mengaku dia takut akan kebebasannya.
Belarusia juga tengah menyaksikan apa yang oleh banyak pengamat disebut sebagai protes anti-pemerintah terbesar dalam satu dekade menjelang pemilu, yang dijadwalkan pada hari Minggu mendatang.
Lukashenko telah berulang kali mengklaim bahwa lawan-lawannya telah menyusun rencana untuk menggulingkannya secara paksa dengan dukungan kekuatan asing. Narasi tersebut baru-baru ini diperkuat dengan penangkapan orang-orang yang diklaim oleh pihak berwenang Belarusia sebagai "tentara bayaran Rusia" yang ditugaskan untuk mengacaukan negara menjelang pemungutan suara nasional. Penangkapan itu adalah salah satu dari beberapa poin pahit dalam hubungan Moskow-Minsk saat ini.
"Mereka mungkin menembak saya hingga mati, tetapi saya tidak akan pernah lari (dari Belarus)," cetusnya.
Lukashenko saat ini sedang berusaha terpilih kembali untuk masa jabatan keenamnya sebagai presiden di tengah gejolak domestik. Dua tokoh oposisi yang ingin mencalonkan diri melawannya saat ini dipenjara, dan satu lagi telah melarikan diri dari negara itu, mengaku dia takut akan kebebasannya.
Belarusia juga tengah menyaksikan apa yang oleh banyak pengamat disebut sebagai protes anti-pemerintah terbesar dalam satu dekade menjelang pemilu, yang dijadwalkan pada hari Minggu mendatang.
Lukashenko telah berulang kali mengklaim bahwa lawan-lawannya telah menyusun rencana untuk menggulingkannya secara paksa dengan dukungan kekuatan asing. Narasi tersebut baru-baru ini diperkuat dengan penangkapan orang-orang yang diklaim oleh pihak berwenang Belarusia sebagai "tentara bayaran Rusia" yang ditugaskan untuk mengacaukan negara menjelang pemungutan suara nasional. Penangkapan itu adalah salah satu dari beberapa poin pahit dalam hubungan Moskow-Minsk saat ini.
(ber)
Lihat Juga :