Serbu Jenin, Pasukan Israel Kepung Rumah Sakit Ibnu Sina

Jum'at, 17 November 2023 - 20:19 WIB
loading...
Serbu Jenin, Pasukan...
Pasukan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Jenin di Tepi Barat yang diduduki. Foto/Ilustrasi
A A A
TEPI BARAT - Pasukan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Jenin di Tepi Barat yang diduduki. Setidaknya tiga orang tewas dan sejumlah rumah sakit dikepung.

Serangan yang dilancarkan semalaman dan berlangsung hingga Jumat (17/11/2023) juga menyebabkan sedikitnya 14 orang lainnya terluka, menurut sumber-sumber Palestina. Serangan berakhir setelah beberapa jam.

Serangan pesawat tak berawak di kamp pengungsi Jenin menewaskan sedikitnya tiga orang, kata layanan ambulans Palestina, tetapi tentara Israel mengatakan lima orang tewas. Serangan udara menjadi lebih rutin di Tepi Barat seiring dengan berkecamuknya perang di Gaza.

Menurut laporan kantor berita resmi Palestina, Wafa, layanan darurat dicegah oleh pasukan Israel untuk menjangkau korban cedera, sehingga berpotensi membahayakan nyawa seperti dikutip dari Al Jazeera.

Israel mulai melancarkan serangan pada Kamis sekitar pukul 22.30 waktu setempat. Setidaknya 80 kendaraan tentara Israel masuk ke kota Jenin, menggerebek rumah-rumah warga Palestina dan menahan beberapa orang. Ada laporan mengenai bentrokan yang disertai kekerasan.

“Puluhan kendaraan lapis baja muncul, termasuk buldoser, merusak mobil, merusak jalan,” lapor jurnali Al Jazeera, Sara Khairat, dari Yerusalem Timur yang diduduki. Penggerebekan berlangsung sekitar delapan jam.

Baca Juga: Bak Sinetron, Israel Diejek karena Propaganda Sangat Buruk terhadap Hamas

Setidaknya empat rumah sakit dikepung tentara Israel, termasuk Rumah Sakit Ibnu Sina.

“Pasukan Israel muncul di Rumah Sakit Ibnu Sina, salah satu rumah sakit terbesar di Tepi Barat yang diduduki. Mereka muncul dalam penggerebekan dan meminta staf medis untuk mengangkat tangan dan mengevakuasi rumah sakit,” kata Khairat.

Ia menambahkan sejumlah dokter dari rumah sakit menolak untuk mematuhi dan melakukan evakuasi; dua paramedis ditangkap.

“Penting untuk dicatat bahwa hal ini terjadi di kamp pengungsi Jenin di mana bentrokan terjadi hampir setiap hari… Tapi sifat dari serangan khusus ini sungguh luar biasa. Bukan hanya karena rumah sakitnya tetapi juga cara pasukan Israel masuk,” lanjut Khairat.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah terlibat baku tembak dengan pejuang Palestina, yang kemudian menggunakan ambulans untuk melarikan diri menuju Rumah Sakit Ibnu Sina untuk bersembunyi di sana.

"Seorang pejuang Palestina ditangkap di pintu masuk fasilitas medis," klaim tentara Israel.

Ketegangan meningkat di Tepi Barat sejak Israel melancarkan perang terhadap Hamas pada 7 Oktober, yang telah menewaskan sedikitnya 11.500 orang di Jalur Gaza.

Baca Juga: Bunuh 11.500 Warga Gaza, Netanyahu Akui Israel Gagal Minimalkan Korban Sipil

Pasukan Israel menangkap 47 warga Palestina di Tepi Barat semalam, kata Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan pada hari Jumat. Dua puluh enam penangkapan terjadi di Nelin, sebelah barat Ramallah.

Di sebuah pos pemeriksaan di utara Hebron, terjadi baku tembak antara pejuang Palestina dan pasukan Israel pada hari Jumat, yang menewaskan dua warga Palestina, kata Zein Basravi dari Al Jazeera, melaporkan dari Ramallah.

Pada hari Kamis, tiga warga Palestina ditembak mati oleh tentara Israel setelah melepaskan tembakan di pos pemeriksaan lain di Tepi Barat. Seorang tentara Israel tewas dalam serangan itu, menurut pejabat Israel.

Basravi mengatakan serangan yang menggunakan senjata kecil dan bahan peledak telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah meningkatnya kemarahan atas kematian warga sipil di Gaza dan pendudukan Tepi Barat.

“Ketika Israel terus meningkatkan tekanan, meningkatkan tekanan terhadap komunitas Palestina, masyarakat mulai melakukan perlawanan,” katanya.

Sejak 7 Oktober, 203 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Tepi Barat.

Baca Juga: Barat Berhenti Danai Kelompok HAM Arab karena Kritik Kekejaman Israel di Gaza

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved