Israel Sebar Hoaks Sebelum Bunuh Pasien dan Hancurkan Rumah Sakit Gaza

Selasa, 14 November 2023 - 21:28 WIB
loading...
Israel Sebar Hoaks Sebelum...
Israel menyebarkan kebohongan dan memberikan informasi yang salah serta hasutan sebagai persiapan untuk menghancurkan rumah sakit dan membunuh pasien. Foto/Ilustrasi
A A A
JALUR GAZA - Kantor media pemerintah Palestina di Jalur Gaza mengatakan bahwa tentara Israel menyebarkan kebohongan dan memberikan informasi yang salah serta hasutan sebagai persiapan untuk menghancurkan rumah sakit dan membunuh pasien.

“Juru bicara tentara pendudukan Israel telah memberikan konferensi pers yang penuh kebohongan, di mana dia menunjukkan video yang dibuat dengan cara yang kontradiktif, tidak profesional, dan cara tidak logis yang dengan jelas menunjukkan adegan rumit serta dibuat-buat yang menyesatkan opini publik, dan ini termasuk dalam kerangka kampanye misinformasi dan hasutan terhadap rumah sakit,” kata media pemerintah dalam sebuah pernyataan di Telegram.

“Terbukti sebelumnya, berdasarkan cetak biru, bahwa pendudukan berbohong ketika menunjukkan gambar yang dikatakan sebagai bukaan terowongan perlawanan, dan kemudian terungkap bahwa itu adalah tempat penyimpanan air serta bahan bakar untuk berbagai departemen di rumah sakit,” sambung pernyataan itu.

Baca Juga: Wanita Palestina Warga Negara Israel Ditangkap Gara-gara Status WhatsApp

“Ini adalah upaya yang gagal untuk membenarkan kejahatan yang mereka lakukan dengan mengebom rumah sakit Baptis, Shifa, Indonesia, Rantisi, Bantuan Umum, Al-Quds, dan Turki, serta rumah sakit lainnya, yang merenggut nyawa ratusan syuhada dan warga sipil yang terluka, anak-anak, dan perempuan, serta upaya yang gagal untuk membenarkan pembunuhan mereka terhadap orang sakit dan terluka, pembunuhan staf medis menggunakan penembak jitu, melepaskan tembakan dan menembakkan peluru ke arah pengungsi dan menargetkan ambulans,” bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (14/11/2023).

Pemerintah di Gaza menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas segala kebodohan yang mereka lakukan terhadap rumah sakit atau institusi kesehatan pada umumnya

"Dan kemudian terungkap bahwa itu adalah tempat penyimpanan air dan bahan bakar untuk berbagai departemen di rumah sakit,” tambahnya.

Sebelumnya kemarin, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan bahwa di sekitar Rumah Sakit Al-Quds terjadi tembakan keras dan kehadiran kendaraan militer Israel. Badan itu menambahkan bahwa krunya dikelilingi oleh orang-orang yang sakit dan terluka, tanpa listrik, air, atau makanan.

Baca Juga: Rusia Bongkar Sikap AS terhadap Gaza Lumpuhkan Dewan Keamanan PBB

Organisasi tersebut mengumumkan pada hari Minggu bahwa Rumah Sakit Al-Quds, yang dikelolanya di Jalur Gaza, tidak dapat beroperasi karena kekurangan bahan bakar dan pemadaman listrik.

Selama 3 hari, pasukan Israel mengintensifkan kehadirannya di sekitar rumah sakit di Jalur Gaza utara, setelah terus menerus menuntut warga Jalur Gaza utara meninggalkan rumah mereka dan mengungsi.

Selama 38 hari, tentara Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza, menyebabkan 11.240 warga Palestina tewas, termasuk 4.630 anak-anak dan 3.130 wanita, serta 29.000 orang terluka, 70 persen di antaranya adalah anak-anak dan wanita, menurut sumber resmi Palestina.

Baca Juga: Intel Rusia: AS Serukan Israel Percepat Operasi Gaza Agar Tak Rusak Citra Biden

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved