Zelensky: Ukraina Akan Berperang Tanpa AS

Sabtu, 11 November 2023 - 13:24 WIB
loading...
Zelensky: Ukraina Akan...
Presiden Ukraina Volodymr Zelensky. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Ukraina tidak akan berhenti melawan Rusia sampaiKiev merebut kembali seluruh wilayah yang dianggapnya miliknya. Hal itu diungkapkan Presiden Volodymyr Zelensky kepada Reuters dalam sebuah wawancara minggu ini.

"Penarikan dukungan AS tidak akan mempengaruhi kebijakan Kiev dalam hal ini," ujarnya seperti dikutip dari RT, Sabtu (11/10/2023).

"Jika Washington menghentikan bantuan militer dan keuangannya ke Kiev, Ukraina akan terus melanjutkan konflik tanpa bantuan tersebut," tegas Zelensky ketika ditanya apakah dia khawatir mengenai potensi perubahan kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) khususnya dalam kasus kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden tahun 2024.

Sebelumnya, Trump berulang kali bersumpah bahwa ia akan mencapai kesepakatan damai antara Moskow dan Kiev “dalam waktu 24 jam” jika terpilih pada tahun 2024.

Berbicara kepada Reuters pada hari Rabu, Zelensky menampik janji-janji Trump untuk memperbaikai konflik tersebut sebagai rencana Trump untuk dirinya sendiri, tanpa mempertimbangkan “harga” yang harus dibayar oleh Ukraina.

Baca Juga: Putin Sambangi Markas Operasi Militer Ukraina

“Jika hal ini akan mengubah kebijakan luar negeri Anda, lalu apa yang bisa saya katakan? Oke, kami akan berjuang tanpa Anda,” cetus Zelensky, seraya menambahkan bahwa hal itu seharusnya merupakan keinginan rakyat Ukraina.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa satu-satunya cara nyata untuk menghentikan perang adalah dengan menarik pasukan Rusia dari semua wilayah yang diklaim oleh Kiev. Dia juga mengatakan dia yakin pasukan Moskow akan melakukannya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Dalam wawancaranya dengan Reuters, pemimpin Ukraina tersebut juga mengatakan bahwa setiap presiden AS akan membantu Ukraina jika mereka mengetahui semua tantangan dan dampak serta kerusakan perang.

Sebelumnya, dalam wawancara terpisah dengan stasiun televisi NBC pada Minggu lalu, Zelensky mengundang Trump ke Ukraina, dan bersumpah untuk meyakinkan mantan presiden Amerika itu bahwa ia tidak akan dapat mencapai kesepakatan apa pun dengan Rusia dalam “24 menit.”

Trump menolak tawaran tersebut dalam pernyataan tertulis kepada outlet media AS Newsmax.

Baca Juga: Kremlin: Rusia Tidak Bisa Dikalahkan di Medan Perang

"Perjalanan seperti itu akan menciptakan konflik kepentingan pada saat pemerintahan Presiden Joe Biden secara resmi berurusan dengan Kiev," katanya.

Awal pekan ini, Zelensky juga mengklaim bahwa Kiev memiliki rencana yang akan membantunya unggul di medan perang dan menunjukkan beberapa hasil pada akhir tahun.

Pernyataan itu muncul ketika serangan musim panas yang digembar-gemborkan Ukraina hampir tidak membawa perubahan apa pun di garis depan setelah berbulan-bulan pertempuran sengit dan kerugian material serta personel dalam jumlah besar di pihak Ukraina.

Komandan tertinggi Ukraina, Jenderal Valery Zaluzhny, mengatakan kepada Economist pekan lalu bahwa konflik antara Moskow dan Kiev telah memasuki kebuntuan ala Perang Dunia I di mana Rusia lebih unggul karena sumber daya yang lebih besar.

Pentagon juga mengatakan pada minggu ini bahwa pihaknya hanya memiliki sekitar USD1 miliar yang tersisa untuk bantuan militer ke Kiev dan harus menjatahnya mulai sekarang.

Baca Juga: Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved