Jenderal Israel: Militer IDF Siap Bertindak di Negara Mana Saja di Timur Tengah
Selasa, 07 November 2023 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Sang jenderal menambahkan bahwa kemampuan canggih skuadron F-35 telah memungkinkan militer Israel untuk memerangi Hamas di Gaza dengan cara yang belum pernah terlihat sebelumnya di IDF.
Menteri Pertahanan Yoav Gallant juga mengonfirmasi rencana operasional lebih lanjut IDF di Jalur Gaza dan wilayah utaranya.
“Saya baru saja menyetujui rencana tambahan pasukan IDF yang beroperasi di Jalur Gaza. Tindakan militer dalam beberapa hari terakhir sangat mengesankan. Kombinasi unit Angkatan Udara dan Angkatan Darat membuat Jalur Gaza terguncang,” ujarnya.
“Upaya ini membuahkan hasil yang luar biasa, yaitu pemberantasan Hamas dan komandan lapangannya. Beberapa hari yang lalu, militer melenyapkan komandan batalion dan kompi Hamas, beberapa di antaranya baru diganti dua hari yang lalu, dan juga disingkirkan. Mesin perang IDF bekerja dengan kekuatan penuh,” imbuh Gallant.
“Yahya Sinwar bersembunyi di bunkernya dan membiarkan komandan lapangannya mati dalam pertempuran. Namun, komandan Israel memimpin di garis depan, mencapai hasil, dan mengikuti pasukan.”
Yahya Sinwar adalah pemimpin operasional Hamas di Gaza. Dia menjadi salah satu dari beberapa petinggi Hamas yang diburu militer dan intelijen Israel setelah serangan 7 Oktober lalu.
Menteri Pertahanan Yoav Gallant juga mengonfirmasi rencana operasional lebih lanjut IDF di Jalur Gaza dan wilayah utaranya.
“Saya baru saja menyetujui rencana tambahan pasukan IDF yang beroperasi di Jalur Gaza. Tindakan militer dalam beberapa hari terakhir sangat mengesankan. Kombinasi unit Angkatan Udara dan Angkatan Darat membuat Jalur Gaza terguncang,” ujarnya.
“Upaya ini membuahkan hasil yang luar biasa, yaitu pemberantasan Hamas dan komandan lapangannya. Beberapa hari yang lalu, militer melenyapkan komandan batalion dan kompi Hamas, beberapa di antaranya baru diganti dua hari yang lalu, dan juga disingkirkan. Mesin perang IDF bekerja dengan kekuatan penuh,” imbuh Gallant.
“Yahya Sinwar bersembunyi di bunkernya dan membiarkan komandan lapangannya mati dalam pertempuran. Namun, komandan Israel memimpin di garis depan, mencapai hasil, dan mengikuti pasukan.”
Yahya Sinwar adalah pemimpin operasional Hamas di Gaza. Dia menjadi salah satu dari beberapa petinggi Hamas yang diburu militer dan intelijen Israel setelah serangan 7 Oktober lalu.
Lihat Juga :