Ribuan Demonstran Kepung Pangkalan Militer AS di Turki
Sabtu, 04 November 2023 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
“Siapa pun yang memiliki rasa kemanusiaan harus bergabung dengan konvoi ini,” Mustafa Ozbek, juru bicara IHH, mengatakan kepada Al Jazeera saat konvoi tersebut menuju Ankara.
“Saat ini kami sedang berkendara di jalan raya, dan kami berharap lebih banyak orang di Ankara akan bergabung,” tambahnya. “Orang-orang dari berbagai negara juga telah bergabung.”
Masyarakat di Turki telah melakukan protes dalam jumlah besar terhadap perang di Gaza sejak perang tersebut dimulai.
Perang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 9.000 warga Palestina dan Israel melakukan pemboman udara terus menerus di daerah kantong tersebut dan melanjutkan serangan darat di bagian utara Gaza. Lebih banyak anak yang meninggal di Gaza sejak perang dimulai dibandingkan konflik di seluruh dunia dalam empat tahun terakhir, menurut lembaga amal Save the Children. Lebih dari 1.400 orang di Israel telah kehilangan nyawa mereka, sebagian besar dalam serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan, yang memulai perang.
“Kami patah hati atas apa yang terjadi di Gaza,” kata pengunjuk rasa Yusuf Gungor. “Saudara-saudari kita perlu tahu bahwa mereka tidak sendirian.”
“Saat ini kami sedang berkendara di jalan raya, dan kami berharap lebih banyak orang di Ankara akan bergabung,” tambahnya. “Orang-orang dari berbagai negara juga telah bergabung.”
Masyarakat di Turki telah melakukan protes dalam jumlah besar terhadap perang di Gaza sejak perang tersebut dimulai.
Perang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 9.000 warga Palestina dan Israel melakukan pemboman udara terus menerus di daerah kantong tersebut dan melanjutkan serangan darat di bagian utara Gaza. Lebih banyak anak yang meninggal di Gaza sejak perang dimulai dibandingkan konflik di seluruh dunia dalam empat tahun terakhir, menurut lembaga amal Save the Children. Lebih dari 1.400 orang di Israel telah kehilangan nyawa mereka, sebagian besar dalam serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan, yang memulai perang.
“Kami patah hati atas apa yang terjadi di Gaza,” kata pengunjuk rasa Yusuf Gungor. “Saudara-saudari kita perlu tahu bahwa mereka tidak sendirian.”
(ahm)
Lihat Juga :