Hamas Sumpah Jadikan Invasi Gaza Kutukan Sejarah bagi Israel

Jum'at, 03 November 2023 - 08:01 WIB
loading...
Hamas Sumpah Jadikan...
Pasukan Israel menginvasi Gaza. Foto/Global Look Press/Israel Defense Force
A A A
GAZA - Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, memperingatkan operasi darat Israel yang berkelanjutan di Jalur Gaza akan menimbulkan konsekuensi bencana bagi Israel.

Pertempuran antara Israel dan Hamas semakin memanas. Lebih dari 9.000 warga Palestina tewas dibunuh pasukan rezim Zionis.

“Gaza akan menjadi kutukan sejarah bagi Israel,” tegas juru bicara Hamas, Abu Obeida, dalam pidato audio pada Kamis (2/11/2023), menurut AFP.

Dia juga mengatakan kepada Israel bahwa akan ada banyak korban di antara pasukan Zionis. Dia menambahkan, “Lebih banyak tentara Israel akan kembali dalam tas hitam (kantong mayat).”

Sejauh ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi 17 tentaranya tewas dalam operasi yang sedang berlangsung.

Sebelumnya pada Kamis, juru bicara IDF Daniel Hagari, mengatakan pasukan Israel telah mengepung sepenuhnya kota Gaza di bagian utara.

“Tentara Israel telah menyelesaikan pengepungan kota Gaza, pusat organisasi teror Hamas,” ujar dia kepada wartawan.

Baca juga: AS Meremehkan Ancaman Serangan Hizbullah terhadap Israel

Militer Israel juga mengesampingkan gagasan gencatan senjata dalam waktu dekat. “Konsep gencatan senjata saat ini sama sekali tidak dibahas,” papar Hagari ketika ditanya tentang masalah tersebut.

Israel telah menghadapi tekanan yang semakin besar dari PBB dan kelompok-kelompok kemanusiaan untuk melakukan gencatan senjata di tengah meningkatnya jumlah korban jiwa warga sipil Gaza dan ketakutan akan penyebaran konflik ke seluruh wilayah Timur Tengah.

Berbicara pada Rabu, Presiden AS Joe Biden tidak menyerukan penghentian permusuhan sepenuhnya, dan malah mendesak “jeda kemanusiaan”.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengklaim pekan ini bahwa Washington “bertekad mencegah eskalasi apa pun” dalam konflik yang sedang berlangsung.

Sementara itu, jumlah korban tewas di Gaza telah melampaui 9.000 orang sejak 7 Oktober, termasuk lebih dari 3.600 anak-anak, menurut PBB pada Kamis, mengutip otoritas kesehatan setempat. Sekitar 22.240 orang di daerah kantong Palestina terluka.

Badan internasional tersebut juga mengutuk serangan Israel pada Rabu yang menargetkan kamp pengungsi Jabalia yang padat penduduk di Gaza utara, dengan alasan tindakan seperti itu “dapat dianggap sebagai kejahatan perang.”

Israel bersikeras mereka menargetkan “infrastruktur” Hamas yang dibangun di dekat bangunan sipil dan bertindak “berdasarkan intelijen yang tepat.”

Hamas mengatakan tidak ada pemimpinnya yang ada di kamp Jabalia pada saat serangan terjadi.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved