Tidak Mendirikan Crisis Center Ledakan Beirut, Ini Penjelasan Dubes Indonesia
Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:17 WIB
loading...
Dubes Indonesia untuk Lebanon, Hajriyanto Thohari. Foto/Dok.Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Hajriyanto Thohari mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dan memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) pasca ledakan dahsyat mengguncang Beirut .
"WNI tetap tenang, terpantau dan kita terus melakukan komunikasi," kata Hajrianto.
"Untuk itu keluarga di Tanah Air yang memiliki anggota keluarga yang sekarang berada di Lebanon, dapat diharapkan untuk tetap tenang dan tidak panik karena Insya Allah semuanya terpantau dan terkendali dengan baik," imbaunya dalam wawancara dengan Sindonews, Rabu (5/8/2020).(Baca: Ledakan Beirut, Pemerintah Sampaikan Duka Cita ke Pemerintah Lebanon )
Hajriyanto lantas mengungkapkan alasan pihaknya tidak mendirikan Crisis Center terkait ledakan yang mengguncang Beirut.
"Kita sudah punya semua kontaknya sehingga mempermudah komunikasi dan informasi, ya namanya man to man marking," selorohnya.
"WNI tetap tenang, terpantau dan kita terus melakukan komunikasi," kata Hajrianto.
"Untuk itu keluarga di Tanah Air yang memiliki anggota keluarga yang sekarang berada di Lebanon, dapat diharapkan untuk tetap tenang dan tidak panik karena Insya Allah semuanya terpantau dan terkendali dengan baik," imbaunya dalam wawancara dengan Sindonews, Rabu (5/8/2020).(Baca: Ledakan Beirut, Pemerintah Sampaikan Duka Cita ke Pemerintah Lebanon )
Hajriyanto lantas mengungkapkan alasan pihaknya tidak mendirikan Crisis Center terkait ledakan yang mengguncang Beirut.
"Kita sudah punya semua kontaknya sehingga mempermudah komunikasi dan informasi, ya namanya man to man marking," selorohnya.
Lihat Juga :