Ledakan Beirut, Eks Bintang Porno Mia Khalifa Hujat Hizbullah

Rabu, 05 Agustus 2020 - 12:39 WIB
loading...
Ledakan Beirut, Eks...
Mia Khalifa, mantan bintang film dewasa warga Amerika Serikat-Lebanon. Foto/Istagram/@miakhalifa
A A A
WASHINGTON - Mia Khalifa , mantan bintang film dewasa yang juga warga Lebanon-Amerika Serikat (AS) menghujat kelompok Hizbullah atas ledakan kembar mengerikan di pelabuhan Beirut , semalam.

Baik Hizbullah Lebanon maupun musuhnya; Israel, sama-sama membantah terlibat dalam ledakan tersebut. Kementerian Kesehatan setempat mengatakan 78 orang meninggal dan lebih dari 4.000 orang lainnya terluka.

"Bukankah Hizbullah berbohong kepada orang-orang Lebanon tentang menyembunyikan bahan peledak di tanah kami, dengan mengatakan ledakan ini disebabkan oleh kembang api. Kembang api?!," tulis dia di Instagram, Rabu (5/8/2020).

"Izinkan saya mengatakan ini sekali dan mengatakannya dengan jelas: Anda adalah aib dan orang-orang Lebanon pantas mendapatkan yang lebih baik," lanjut dia. (Baca: Korban Selamat Ledakan Beirut: Ini Malapetaka! Melapetaka di Lebanon!.... )

"Anda tidak akan pernah bertemu Allah karena mata Tuhan akan melihat siapa Anda sebenarnya," ujarnya.

Dia juga membagikan tautan di Instagram-nya kepada orang-orang untuk menggalang dana guna membantu orang-orang Lebanon. Di kisah-kisah Instagram-nya, saat meminta orang-orang untuk menyumbang untuk tujuan itu, dia menulis, “Polisi sialan dan Hizbullah sialan. Berikan Lebanon kembali kepada orang-orang-nya."

Hizbullah, yang secara harfiah bermakna "Partai Allah" didirikan pada tahun 1982 oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran, dan itu adalah kelompok yang paling kuat di Lebanon. Kelompok ini tumbuh lebih kuat setelah bergabung dalam perang di Suriah sejak tahun 2012 untuk mendukung Presiden Bashar al-Assad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Berita Terkini
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved