Iran Serukan Negara-Negara Islam dan Arab Bersatu Melawan Israel
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Teheran juga menawarkan diri menjadi tuan rumah pertemuan darurat Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yang beranggotakan 57 negara.
Sejauh ini, belum ada keputusan yang diumumkan mengenai proposal tersebut.
Namun Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian dijadwalkan mengunjungi negara-negara kawasan, termasuk Irak pada hari Kamis dan kemudian Lebanon untuk mempromosikan inisiatif Teheran.
Dia juga berbicara dengan mitranya dari Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed Al-Nahyan melalui telepon, mengatakan; "Berlanjutnya serangan dan pengepungan di Gaza adalah contoh hukuman kolektif dan kejahatan perang sistematis terhadap kemanusiaan."
Sebagai negara non-Arab, Iran dikecualikan dari beberapa organisasi penting di Timur Tengah, seperti Liga Arab yang bertemu Rabu di Kairo.
Berbeda dengan Iran, yang tidak mengakui Israel dan menjadikan dukungan terhadap Palestina sebagai inti kebijakan luar negerinya sejak Revolusi Islam tahun 1979, beberapa negara Arab sangat ingin meningkatkan hubungan dengan Israel.
Beberapa harian Iran pada hari Kamis memuat gambar kehancuran yang disebabkan oleh pengeboman Israel di wilayah kantong Palestina yang dihuni oleh lebih dari 2,4 juta orang.
Sejauh ini, belum ada keputusan yang diumumkan mengenai proposal tersebut.
Namun Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian dijadwalkan mengunjungi negara-negara kawasan, termasuk Irak pada hari Kamis dan kemudian Lebanon untuk mempromosikan inisiatif Teheran.
Dia juga berbicara dengan mitranya dari Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed Al-Nahyan melalui telepon, mengatakan; "Berlanjutnya serangan dan pengepungan di Gaza adalah contoh hukuman kolektif dan kejahatan perang sistematis terhadap kemanusiaan."
Sebagai negara non-Arab, Iran dikecualikan dari beberapa organisasi penting di Timur Tengah, seperti Liga Arab yang bertemu Rabu di Kairo.
Berbeda dengan Iran, yang tidak mengakui Israel dan menjadikan dukungan terhadap Palestina sebagai inti kebijakan luar negerinya sejak Revolusi Islam tahun 1979, beberapa negara Arab sangat ingin meningkatkan hubungan dengan Israel.
Beberapa harian Iran pada hari Kamis memuat gambar kehancuran yang disebabkan oleh pengeboman Israel di wilayah kantong Palestina yang dihuni oleh lebih dari 2,4 juta orang.
Lihat Juga :