Banjir dan Tanah Longsor di Korsel Tewaskan 14 Orang
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:01 WIB
loading...
Jalanan tergenang banjir di Korsel. Foto/ABC News
A
A
A
SEOUL - Sebanyak 14 orang tewas dan lebih dari 1.000 orang mengungsi dari rumahnya saat hujan deras selama 42 hari berturut-turut memicu banjir dan tanah longsor di Korea Selatan (Korsel).
Ini menjadi musim hujan terlama di Korsel dalam tujuh tahun terakhir. Hujan lebat yang juga terjadi di China, Thailand, Myanmar dan India dalam beberapa hari terakhir telah menenggelamkan lahan pertanian dan membanjiri jalan raya dan jembatan di Seoul.
Tiga korban meninggal termasuk tiga warga Selandia Baru dari keluarga yang sama yang ditemukan meninggal pada Senin (3/8) setelah tanah longsor menerjang vila tempat mereka berlibur di Gapyeong, timur laut Seoul.
“Para korban meninggal diyakini wanita berumur 65 tahun, putrinya umur 36 tahun dan cucunya berumur tiga tahun,” papar pejabat kepolisian Gapyeong.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Selandia Baru menyatakan telah mengetahui musibah itu dan menyediakan bantuan konsuler.
Ini menjadi musim hujan terlama di Korsel dalam tujuh tahun terakhir. Hujan lebat yang juga terjadi di China, Thailand, Myanmar dan India dalam beberapa hari terakhir telah menenggelamkan lahan pertanian dan membanjiri jalan raya dan jembatan di Seoul.
Tiga korban meninggal termasuk tiga warga Selandia Baru dari keluarga yang sama yang ditemukan meninggal pada Senin (3/8) setelah tanah longsor menerjang vila tempat mereka berlibur di Gapyeong, timur laut Seoul.
“Para korban meninggal diyakini wanita berumur 65 tahun, putrinya umur 36 tahun dan cucunya berumur tiga tahun,” papar pejabat kepolisian Gapyeong.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Selandia Baru menyatakan telah mengetahui musibah itu dan menyediakan bantuan konsuler.
Lihat Juga :