Lewat Telepon, Menlu AS dan Indonesia Bahas Masalah Laut China Selatan

Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:05 WIB
loading...
Lewat Telepon, Menlu...
Pompeo melakukan pembicaraan dengan Retno Marsudi, di mana Laut China Selatan menjadi salah satu isu yang diangkat dalam pembicaraan tersebut. Foto/USINDO
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Mike Pompeo melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia , Retno Marsudi. Laut China Selatan menjadi salah satu isu yang diangkat dalam pembicaraan tersebut.

Wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Cale Brown menyatakan, Pompeo dan Retno membahas mengenai Kemitraan Strategis AS-Indonesia yang kuat dan terus terjalin, "Serta tujuan bersama kedua negara akan penghormatan terhadap hukum internasional di Laut China Selatan," ucapnya.

( Baca juga: Kesal TikTok Dilarang, Media China Sebut AS Negara Jahat )

"Pompeo dan Menlu Retno menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kesehatan masyarakat dan kerjasama ekonomi untuk membangun kembali perekonomian kita dan menjaga kawasan tetap aman," sambungnya, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Selasa (4/8/2020).

Sementara itu, Retno melalui akun Twitternya mengatakan bahwa dia dan Pompeo juga membahas mengenai pengembangan dan produksi vaksin Covid-19. Selain itu, keduanya juga membahas penguatan kerjasama ekonomi.

( Lihat grafis: Daftar Negara Resesi Akibat Corona, Dari Amerika Hingga Spanyol )

"Saya mengangkat dua masalah, pertama menjajaki kemungkinan kerja sama dalam produksi vaksin dan kerja sama kesehatan lainnya serta dan kedua upaya penguatan perdagangan dan investasi," ucap Retno.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved