Dubes Rusia untuk PBB: Timur Tengah di Ambang Perang Besar
Minggu, 15 Oktober 2023 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Nebenzia menuduh Washington “secara tidak bertanggung jawab dan egois” menghalangi kerja kuartet mediator yang terdiri dari PBB, AS, Uni Eropa (UE), dan Rusia.
Dia mengklaim AS telah berusaha memonopoli proses tersebut dan memaksakan visi perdamaiannya sendiri di Palestina, namun tidak menyelesaikan penyebab utama konflik tersebut.
Baca juga: Perang Makin Membara, Hamas Luncurkan Rudal Jarak Jauh Mencapai Israel Utara
Diplomat tersebut juga menekankan Israel telah lama melanggar berbagai resolusi PBB, termasuk dengan memperluas permukiman ilegalnya di wilayah pendudukan Palestina.
Nebenzia melanjutkan dengan menekankan, meskipun Israel “memiliki hak untuk membela warganya,” Rusia memandang taktik terbarunya sama saja dengan hukuman kolektif terhadap warga Palestina, dan oleh karena itu tidak dapat diterima.
Dia mengklaim AS telah berusaha memonopoli proses tersebut dan memaksakan visi perdamaiannya sendiri di Palestina, namun tidak menyelesaikan penyebab utama konflik tersebut.
Baca juga: Perang Makin Membara, Hamas Luncurkan Rudal Jarak Jauh Mencapai Israel Utara
Diplomat tersebut juga menekankan Israel telah lama melanggar berbagai resolusi PBB, termasuk dengan memperluas permukiman ilegalnya di wilayah pendudukan Palestina.
Nebenzia melanjutkan dengan menekankan, meskipun Israel “memiliki hak untuk membela warganya,” Rusia memandang taktik terbarunya sama saja dengan hukuman kolektif terhadap warga Palestina, dan oleh karena itu tidak dapat diterima.
Lihat Juga :