Inilah Kekuatan Militer Israel-AS Jika Berkoalisi, Berani Lawan?

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 14:03 WIB
loading...
Inilah Kekuatan Militer...
Koalisi militer Israel dan AS tidak akan mampu melemahkan semangat pejuang Hamas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Kekuatan militer Israel -AS jika berkoalisi menjadi pembahasan menarik untuk diulas. Tak hanya tentaranya yang akan berlipat, kekuatan tempurnya juga bakal didukung berbagai persenjataan mumpuni.

Israel tengah berada dalam puncak ketegangan bersama Hamas. Hal ini menjadi efek domino pasca serangan Hamas dengan tajuk ‘Operasi Badai Al-Aqsa’ beberapa waktu lalu.

Konflik antara Hamas dan Israel turut membuat negara-negara lain menyampaikan dukungan ke masing-masing pihak. Di sisi Israel, mereka mendapat dukungan dari sekutu dekatnya, yakni Amerika Serikat.

Baca Juga: Dianggap Mendukung Hamas, Iran Tidak Dapat Mengakses Dana Pertukaran Tahanan Senilai Rp94,4 Triliun

Sekadar informasi, Amerika Serikat dan Israel memang telah dikenal memiliki hubungan erat sepanjang waktu. Terkait konflik Israel-Hamas, Washington DC juga telah memastikan pihaknya akan membantu Tel Aviv.

Melihat kekuatan militer Amerika Serikat dan Israel, bagaimana jika kekuatan mereka bergabung menjadi satu?

Kekuatan Militer Israel-AS Jika Bergabung


Bicara kekuatan militer dunia, tak bisa dipungkiri bahwa Amerika Serikat berada di jajaran teratas. Hal ini sejatinya tidak mengherankan mengingat status AS yang memang menjadi salah satu negara adidaya.

Global Fire Power (GFP) bahkan menempatkan Amerika Serikat pada posisi pertama pemeringkatan militer dunia tahun 2023. Dengan skor index 0,0712, Negeri Paman Sam bahkan berhasil mengungguli sejumlah rivalnya, termasuk Rusia.

Sementara itu, Israel sendiri juga memiliki posisi yang relatif bagus. Mereka berada di urutan ke-18 dari 145 negara lain yang mendapat pemeringkatan GFP.

1. Jumlah Tentara

Beralih ke jumlah tentaranya, Amerika Serikat diperkirakan memiliki 1,39 juta personel aktif dan 442 ribu personel cadangan. Sedangkan Israel punya 173 ribu tentara aktif serta 465 ribu tentara cadangan. Jika digabung, jumlahnya adalah 1,56 juta personel aktif dan 907 ribu tentara cadangan.


2. Persenjataan

Pada persenjataan Angkatan Darat, kedua negara total akan menghimpun kekuatan 7.700 tank dan 359.845 kendaraan lapis baja. Kemudian, ada juga ribuan artileri serta 2.000 lebih proyektor roket seluler.

Menyeberang ke matra laut, koalisi ini bakal memiliki 11 kapal induk, 73 kapal selam, 92 kapal penghancur, 29 korvet, 55 kapal patroli, hingga 8 kapal penebar ranjau.

Sementara di bagian udara, ada 2.155 pesawat tempur, 875 pesawat serangan khusus, 977 pesawat angkut, ribuan pesawat latih, 5.710 helikopter, hingga lebih dari seribu helikopter penyerang.

3. Nuklir

Saat ini, hanya ada segelintir negara yang memiliki senjata nuklir. Dari sekian nama, salah satunya adalah Amerika Serikat.

Tak tanggung-tanggung, Washington DC juga memiliki hulu ledak nuklir dalam jumlah banyak. Mengutip laman Bulletin of the Atomic Scientists, Departemen Pertahanan AS memperkirakan negaranya mempunyai sekitar 3.708 ribu hulu ledak nuklir per awal tahun 2022.

Tak semuanya digunakan, sebagian besar hulu ledak nuklir disimpan pada tempat aman. Sementara yang aktif diperkirakan ada sekitar 1.744.

Rinciannya adalah 1.344 dikerahkan dalam rudal balistik. Sedangkan sisa 300 lainnya diletakan di pangkalan pesawat pengebom strategis Amerika Serikat.

Sementara untuk Israel, mereka belum termasuk sebagai negara yang secara resmi dianggap memiliki nuklir. Meski demikian, Tel Aviv kabarnya juga segera mengembangkan persenjataan tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Itulah sedikit perbandingan kekuatan militer Israel-AS jika berkoalisi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved