Dianggap Mendukung Hamas, Iran Tidak Dapat Mengakses Dana Pertukaran Tahanan Senilai Rp94,4 Triliun

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 07:56 WIB
loading...
Dianggap Mendukung Hamas,...
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menolak Iran mengakses dana hasil pertukaran tahanan. Foto/Reuters
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Iran tidak akan mendapatkan akses dalam waktu dekat terhadap dana Iran senilai USD6 miliar atau Rp94,4 triliun yang disimpan di bank Qatar bulan lalu. Dana tersebut adalah imbalan AS sebagai bagian dari pertukaran tahanan.

Washington mempertahankan hak untuk membekukan akun sepenuhnya.

Pertanyaan mengenai akses Iran terhadap dana tersebut telah menjadi sorotan sejak pejuang Hamas Palestina yang didukung Iran menyerang Israel pada hari Sabtu, menewaskan lebih dari 1.300 orang dan menyandera sejumlah orang saat kembali ke Jalur Gaza Palestina.

“Iran tidak akan dapat mengakses dana tersebut dalam waktu dekat,” kata seorang pejabat senior AS, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya, kepada Reuters.

Baca Juga: Bagaimana Mohammed Deif Mendalangi Serangan ke Israel?

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, berbicara pada konferensi pers di Tel Aviv, mengatakan bahwa Iran tidak mengakses atau membelanjakan satu pun dari USD6 miliar tersebut. “Kami memiliki pengawasan ketat terhadap dana tersebut dan kami berhak membekukannya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Berita Terkini
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved