12 Pentolan Hamas yang Terbunuh oleh Israel Sepanjang Sejarah, Ada yang Dibuat Film
Rabu, 11 Oktober 2023 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Shehade dulunya dikenal sebagai salah satu pendiri Brigade Al-Qassam. Sebelum kematiannya, ia sempat mendekam selama satu dekade di penjara Israel.
Pada 8 Maret 2003, Israel membunuh Ibrahim al-Makadmeh bersama sejumlah anggota Hamas lainnya. Waktu itu, ia tengah berada di sebuah mobil yang akhirnya menjadi target serangan.
Pada statusnya, Al-Makadmeh dikenali sebagai sosok penting di Hamas. Terlepas dari profesinya sebagai dokter gigi, ia juga menjadi petinggi Hamas yang memiliki pengaruh.
Tito Masoud memiliki peranan penting dalam produksi senjata Hamas. Tak hanya menjadi serdadu, ia punya spesialisasi berkaitan dengan bahan peledak dan pengembangan roket.
Tito Masoud terbunuh pada Juni 2003. Waktu itu, ia tewas dalam sebuah serangan helikopter Apache milik Israel di Gaza.
Agustus 2003, Ismail Abu Shanab menjadi korban dari serangan Israel. Mengutip Al Jazeera, ia adalah seorang pemimpin Hamas yang dikenal lihai sebagai negosiator.
Meski bukan seorang komandan militer, Abu Shanab memiliki peranan penting di Hamas. Maka dari itu, namanya pun masuk daftar target Israel untuk segera dibunuh.
Ahmed Yassin merupakan salah satu tokoh pendiri Hamas. Sebelum mendirikan kelompok tersebut, ia pernah menjadi bagian dari Ikhwanul Muslimin yang berbasis di Gaza.
Pada 22 Maret 2004, Yassin terbunuh bersama sejumlah orang lain dalam sebuah serangan helikopter Israel. Waktu itu, ia baru saja keluar dari sebuah masjid setelah menunaikan sholat subuh.
Abdel Aziz al-Rantissi sejatinya dijadikan suksesor pemimpin Hamas setelah kematian Ahmed Yassin. Namun, ia juga harus terbunuh tak lama setelahnya.
Berstatus seorang dokter, Rantissi memiliki gaya bicara yang tenang dan masuk akal. Hal inilah yang membuat pengaruhnya bersama Hamas menjadi signifikan.
Adnan Al-Ghoul adalah seorang komandan senior Hamas. Menjadi orang paling diburu, serangkaian perencanaan pembunuhan terhadapnya sudah sering dilakukan Israel.
3. Ibrahim al-Makadmeh
Pada 8 Maret 2003, Israel membunuh Ibrahim al-Makadmeh bersama sejumlah anggota Hamas lainnya. Waktu itu, ia tengah berada di sebuah mobil yang akhirnya menjadi target serangan.
Pada statusnya, Al-Makadmeh dikenali sebagai sosok penting di Hamas. Terlepas dari profesinya sebagai dokter gigi, ia juga menjadi petinggi Hamas yang memiliki pengaruh.
4. Tito Masoud
Tito Masoud memiliki peranan penting dalam produksi senjata Hamas. Tak hanya menjadi serdadu, ia punya spesialisasi berkaitan dengan bahan peledak dan pengembangan roket.
Tito Masoud terbunuh pada Juni 2003. Waktu itu, ia tewas dalam sebuah serangan helikopter Apache milik Israel di Gaza.
5. Ismail Abu Shanab
Agustus 2003, Ismail Abu Shanab menjadi korban dari serangan Israel. Mengutip Al Jazeera, ia adalah seorang pemimpin Hamas yang dikenal lihai sebagai negosiator.
Meski bukan seorang komandan militer, Abu Shanab memiliki peranan penting di Hamas. Maka dari itu, namanya pun masuk daftar target Israel untuk segera dibunuh.
6. Ahmed Yassin
Ahmed Yassin merupakan salah satu tokoh pendiri Hamas. Sebelum mendirikan kelompok tersebut, ia pernah menjadi bagian dari Ikhwanul Muslimin yang berbasis di Gaza.
Pada 22 Maret 2004, Yassin terbunuh bersama sejumlah orang lain dalam sebuah serangan helikopter Israel. Waktu itu, ia baru saja keluar dari sebuah masjid setelah menunaikan sholat subuh.
7. Abdel Aziz al-Rantissi
Abdel Aziz al-Rantissi sejatinya dijadikan suksesor pemimpin Hamas setelah kematian Ahmed Yassin. Namun, ia juga harus terbunuh tak lama setelahnya.
Berstatus seorang dokter, Rantissi memiliki gaya bicara yang tenang dan masuk akal. Hal inilah yang membuat pengaruhnya bersama Hamas menjadi signifikan.
8. Adnan Al-Ghoul
Adnan Al-Ghoul adalah seorang komandan senior Hamas. Menjadi orang paling diburu, serangkaian perencanaan pembunuhan terhadapnya sudah sering dilakukan Israel.
Lihat Juga :