Ingin Melemahkan Hamas, Israel Hentikan Strategi Knock on The Roof dalam Menyerang Gaza
Rabu, 11 Oktober 2023 - 01:17 WIB
loading...
Pasukan Israel tidak lagi memberikan peringatan ketika melancarkan serangan misil ke Gaza. Foto/Rueters
A
A
A
GAZA - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tampaknya telah menghentikan strategi militer Strategi Knock on The Roof atau ketukan di atap.
Itu merupakan eufemisme tersebut menggambarkan taktik militer yang pertama kali dikembangkan pada tahun 2009 dan digunakan dalam beberapa konflik sejak saat itu.
Cara kerja raktik militer Strategi Knock on The Roof adalah pasukan IDF akan memperingatkan penghuni gedung bahwa mereka menargetkan bangunan tersebut untuk melakukan serangan udara dengan menjatuhkan amunisi kecil yang tidak mudah meledak ke atap sebelum serangan yang lebih besar dilakukan. Tujuannya adalah untuk meminimalkan korban sipil dengan memungkinkan evakuasi di gedung-gedung tempat kelompok pejuang menyimpan roket atau amunisi.
Baca Juga: Presiden Erdogan: AS Ingin Melakukan Pembantaian Serius di Gaza
Meskipun tujuan utamanya adalah menyelamatkan nyawa, teknik ini kontroversial dan telah dikritik oleh kelompok hak asasi manusia, yang berpendapat bahwa menjatuhkan amunisi ke sebuah gedung tidak boleh dianggap sebagai peringatan.
Itu merupakan eufemisme tersebut menggambarkan taktik militer yang pertama kali dikembangkan pada tahun 2009 dan digunakan dalam beberapa konflik sejak saat itu.
Cara kerja raktik militer Strategi Knock on The Roof adalah pasukan IDF akan memperingatkan penghuni gedung bahwa mereka menargetkan bangunan tersebut untuk melakukan serangan udara dengan menjatuhkan amunisi kecil yang tidak mudah meledak ke atap sebelum serangan yang lebih besar dilakukan. Tujuannya adalah untuk meminimalkan korban sipil dengan memungkinkan evakuasi di gedung-gedung tempat kelompok pejuang menyimpan roket atau amunisi.
Baca Juga: Presiden Erdogan: AS Ingin Melakukan Pembantaian Serius di Gaza
Meskipun tujuan utamanya adalah menyelamatkan nyawa, teknik ini kontroversial dan telah dikritik oleh kelompok hak asasi manusia, yang berpendapat bahwa menjatuhkan amunisi ke sebuah gedung tidak boleh dianggap sebagai peringatan.
Lihat Juga :