Baku Tembak dengan Militan Hamas, Komandan Pasukan Israel Tewas

Minggu, 08 Oktober 2023 - 07:58 WIB
loading...
Baku Tembak dengan Militan...
Komandan pasukan Israel, Letnan Kolonel Jonathan Steinberg, tewas saat terlibat baku tembak dengan militan Hamas. Foto/Independent
A A A
TEL AVIV - Jumlah korban tewas akibat konflik antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina Hamas menewaskan lebih dari 500 orang, termasuk seorang komandan pasukan Israel.

Hamas meluncurkan serangan yang diberi tajuk Operasi Badai Al-Aqsa. Serangan tersebut dimulai pada Sabtu pagi, ketika militan Hamas dari Jalur Gaza menyerbu ke Israel selatan melalui darat, udara, dan laut, yang tampaknya mengejutkan aparat keamanan Israel yang terkenal itu.

Ribuan roket dari Gaza juga telah ditembakkan ke wilayah sipil di Israel.

Jumlah korban tewas saat ini mencapai 532 orang dan diperkirakan akan meningkat seiring pertempuran berlanjut sepanjang malam.

Kementerian Kesehatan Israel menambahkan bahwa jumlah korban luka dalam serangan Hamas telah meningkat dari 1.452 menjadi 1.590.

Sedangkan Para pejabat Palestina mengatakan sedikitnya 232 warga Palestina tewas dan 1.700 orang terluka akibat serangan udara Israel di Gaza yang dilakukan sebagai pembalasan.

Baca Juga: Serangan Besar-besaran Hamas Tewaskan Lebih dari 200 Orang Israel

Sementara itu Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkapkan bahwa Letnan Kolonel Jonathan Steinberg terbunuh dalam “pertemuan dengan seorang teroris.”

“Diizinkan untuk dipublikasikan bahwa komandan Brigade Nahal, mendiang Letkol Jonathan Steinberg, tewas hari ini dalam bentrokan dengan seorang teroris di dekat Kerem Shalom,” kata seorang juru bicara seperti dikutip dari Independent, Minggu (8/10/2023).

Menurut pernyataan itu, pria berusia 42 tahun, yang merupakan komandan Brigade Nahal, sedang dalam perjalanan ke “adu tembak” yang dilakukan oleh pasukannya pada saat dia terbunuh.

“IDF ikut merasakan kesedihan keluarga tersebut dan akan terus menemaninya,” kata IDF.



Steinberg termasuk di antara 500 orang yang tewas dalam pertempuran hari Sabtu sejauh ini. Media lokal melaporkan bahwa 300 warga Israel tewas dalam serangan mendadak Hamas pada Sabtu pagi, mengutip pejabat kesehatan.

Sebagai tanggapan atas serangan Hamas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel sedang “berperang.”

“Musuh kita akan membayar harga yang belum pernah diketahui sebelumnya,” katanya. “Kami sedang berperang dan kami akan memenangkannya,” imbuhnya.

Baca Juga: Penampakan Hamas Masuki Kota-Kota Israel, Seret Mayat-mayat Tentara Zionis

Hamas mengklaim telah menangkap puluhan warga Israel, termasuk tentara. Militer Israel juga mengakui adanya sandera.

Setelah malam tiba, serangan udara Israel semakin intensif, meratakan beberapa bangunan tempat tinggal dalam ledakan besar, termasuk menara 14 lantai yang menampung puluhan apartemen serta kantor Hamas di pusat Kota Gaza.

Pasukan penjaga perdamaian PBB telah dikerahkan di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel untuk menjaga stabilitas dan membantu menghindari eskalasi karena Amerika Serikat, Inggris dan Ukraina termasuk di antara negara-negara yang mendukung Israel.

Berbicara dalam pidato langsung hari ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan: “Dalam menghadapi serangan teroris ini, Israel mempunyai hak untuk membela diri dan rakyatnya, titik.”

“Tidak pernah ada pembenaran atas serangan teroris dan dukungan pemerintahan saya terhadap keamanan Israel sangat kuat dan tidak tergoyahkan,” ia menambahkan.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan serangan yang dilakukan sekutunya Hamas terhadap Israel pada hari Sabtu adalah tindakan pembelaan diri oleh warga Palestina, dan menyerukan negara-negara Muslim untuk mendukung hak-hak mereka.

Baca Juga: Mengejutkan, Operasi Badai al-Aqsa ke Israel Tewaskan 100 Orang, 900 Luka

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Berita Terkini
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved