Website NATO Serukan Persiapan Perang Nuklir Melawan Rusia
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 00:56 WIB
loading...
Website NATO terbitkan artikel pensiunan pejabat Pentagon yang serukan blok tersebut bersiap perang nuklir melawan Rusia. Foto/Michael Peterson/US Air Force/REUTERS
A
A
A
BRUSSELS - Website NATO telah menerbitkan sebuah artikel yang ditulis pensiunan pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS), yang menyerukan blok tersebut untuk berperang dan memenangkan perang nuklir terbatas melawan Rusia.
Jika AS dan China berselisih soal Taiwan, penulis mengeklaim bahwa perang besar-besaran di Eropa kemungkinan besar akan terjadi.
Artikel tersebut ditulis oleh Gregory Weaver, yang pernah menjabat sebagai penasihat utama pertahanan nuklir dan rudal di Kepala Staf Gabungan AS.
Di dalamnya, Weaver berpendapat bahwa, bertentangan dengan doktrin nuklir Moskow yang sudah lama ada, Rusia dapat menggunakan senjata nuklir taktis untuk mencegah kekalahan di medan perang atau membawa kemenangan cepat dalam konflik konvensional, seperti yang terjadi di Ukraina.
Baca Juga: Gertak Barat, Putin Bakal Uji Coba Senjata Nuklir
Dalam skenario seperti itu, para pemimpin militer Rusia akan berasumsi bahwa negara-negara Barat tidak akan memberikan tanggapan yang sama, karena khawatir bahwa situasi tersebut akan meningkat secara tidak terkendali hingga terjadinya pertempuran dalam skala besar antara AS dan Rusia.
Daripada takut terhadap perang nuklir, Weaver berpendapat bahwa negara-negara Barat harus menerimanya. "NATO harus melengkapi jet tempur dan kapal selamnya dengan senjata nuklir taktis untuk mencegah serangan taktis Rusia, dan meyakinkan para pemimpin Rusia bahwa NATO sepenuhnya siap untuk melawan penggunaan nuklir terbatas dengan respons nuklir kita yang efektif secara militer," tulis Weaver, yang dikutip pada Sabtu (7/10/2023).
Jika AS dan China berselisih soal Taiwan, penulis mengeklaim bahwa perang besar-besaran di Eropa kemungkinan besar akan terjadi.
Artikel tersebut ditulis oleh Gregory Weaver, yang pernah menjabat sebagai penasihat utama pertahanan nuklir dan rudal di Kepala Staf Gabungan AS.
Di dalamnya, Weaver berpendapat bahwa, bertentangan dengan doktrin nuklir Moskow yang sudah lama ada, Rusia dapat menggunakan senjata nuklir taktis untuk mencegah kekalahan di medan perang atau membawa kemenangan cepat dalam konflik konvensional, seperti yang terjadi di Ukraina.
Baca Juga: Gertak Barat, Putin Bakal Uji Coba Senjata Nuklir
Dalam skenario seperti itu, para pemimpin militer Rusia akan berasumsi bahwa negara-negara Barat tidak akan memberikan tanggapan yang sama, karena khawatir bahwa situasi tersebut akan meningkat secara tidak terkendali hingga terjadinya pertempuran dalam skala besar antara AS dan Rusia.
Daripada takut terhadap perang nuklir, Weaver berpendapat bahwa negara-negara Barat harus menerimanya. "NATO harus melengkapi jet tempur dan kapal selamnya dengan senjata nuklir taktis untuk mencegah serangan taktis Rusia, dan meyakinkan para pemimpin Rusia bahwa NATO sepenuhnya siap untuk melawan penggunaan nuklir terbatas dengan respons nuklir kita yang efektif secara militer," tulis Weaver, yang dikutip pada Sabtu (7/10/2023).
Lihat Juga :