PM Hongaria: Konflik Ukraina - Rusia Adalah Perang Saudara

Sabtu, 30 September 2023 - 21:45 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Hongaria mencatat bahwa, meskipun “puluhan ribu orang tewas”, garis depan tetap tidak berubah, dan terdapat “bahaya terus-menerus” bahwa negara-negara lain akan terkena dampak konflik.

Orban juga menyatakan bahwa mengakui Ukraina sebagai anggota Uni Eropa sebelum konflik selesai adalah suatu kesalahan. Dia mencatat bahwa Kiev dan Moskow memiliki sengketa wilayah, dan oleh karena itu sulit untuk memprediksi seberapa besar atau kecil Ukraina pada akhirnya, dan berapa banyak penduduk yang akan tetap tinggal ketika permusuhan berakhir. Dia mengatakan ini adalah parameter kunci untuk mendistribusikan tanggung jawab dan sumber daya di UE.

Perdana menteri menyimpulkan dengan mengklaim bahwa blok tersebut kekurangan dana, dan saat ini harus memutuskan antara mendukung Ukraina atau negara-negara anggotanya yang kurang berkembang, seperti Polandia, Hongaria, Republik Ceko, Slovakia, dan Kroasia.

Awal bulan ini, Orban meramalkan bahwa “memburuknya situasi ekonomi di Barat akan memaksa negara-negara untuk membela perdamaian,” dan mereka akan mendesak Kiev untuk bernegosiasi dengan Moskow.

Sejak konflik pecah pada Februari 2022, Hongaria sangat kritis terhadap sanksi ekonomi Barat terhadap Rusia, serta pengiriman persenjataan yang semakin canggih ke Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved