Partai Republik Tolak RUU Pendanaan, Shutdown Tak Bisa Dihindari

Sabtu, 30 September 2023 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Gaetz dan segelintir tokoh garis keras Partai Republik lainnya mengancam akan memecat McCarthy dari jabatan kepemimpinannya jika ia mengandalkan suara Partai Demokrat untuk mencegah penutupan pemerintahan.

“Kita berada di tengah-tengah perang saudara Partai Republik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan kini mengancam akan terjadi penutupan pemerintahan yang dahsyat,” kata petinggi Partai Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, kepada wartawan.

Banyak anggota DPR dari Partai Republik juga menyatakan rasa frustrasinya terhadap rekan-rekan garis keras mereka.

McCarthy dan Biden pada bulan Juni menyetujui kesepakatan yang akan menetapkan pengeluaran lembaga sebesar USD1,59 triliun pada tahun fiskal 2024, namun kelompok garis keras seperti Gaetz mengatakan angka tersebut seharusnya lebih rendah USD120 miliar. Anggota parlemen tidak mempertimbangkan pemotongan program bantuan populer seperti Jaminan Sosial dan Medicare yang menghabiskan porsi lebih besar dari anggaran pemerintah sebesar USD6,4 triliun.

Mantan Presiden Donald Trump, yang kemungkinan menjadi lawan Biden pada pemilu tahun 2024, mengkritik Senat Partai Republik karena bekerja sama dengan Demokrat dalam perjanjian pendanaan.

Penutupan ini akan menjadi yang keempat dalam satu dekade dan hanya empat bulan setelah kebuntuan serupa menyebabkan pemerintah federal mengalami gagal bayar (default) atas utangnya sebesar USD31 triliun. Risiko yang berulang kali terjadi telah meningkatkan kekhawatiran di Wall Street, di mana lembaga pemeringkat Moody's telah memperingatkan hal ini dapat merusak kelayakan kredit AS.

Baca Juga: AS Puji Filipina Berani Hapus Penghalang yang Dipasang China di Laut China Selatan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved