Partai Republik Tolak RUU Pendanaan, Shutdown Tak Bisa Dihindari

Sabtu, 30 September 2023 - 07:06 WIB
loading...
A A A
"Kami tidak bisa bermain politik sementara pasukan kami melakukan pelanggaran. Ini benar-benar melalaikan tugas," kata Biden pada upacara pensiun jenderal senior AS Mark Milley.

McCarthy berharap ketentuan perbatasan dalam undang-undang anggaran belanja Partai Republik akan memenangkan setidaknya sembilan kelompok garis keras yang sejauh ini menentang upaya untuk mencegah penutupan pemerintahan.

Partai Demokrat telah memperingatkan bahwa RUU Partai Republik akan memangkas tunjangan bagi perempuan dan anak-anak miskin serta sumber daya untuk memerangi kebakaran hutan.

Pada akhirnya, 21 anggota Partai Republik garis keras memihak Demokrat untuk menggagalkan tindakan tersebut.

“Beberapa rekan saya tidak bisa melihat bahwa mengamankan perbatasan dan memotong pengeluaran adalah cara yang tepat. Dan menurut saya itu penting,” kata anggota Partai Republik Byron Donalds, anggota Kaukus Kebebasan DPR garis keras yang memilih RUU.

McCarthy meraih kemenangan kecil pada Kamis malam ketika Partai Republik berhasil meloloskan tiga dari empat rancangan undang-undang yang akan mendanai empat lembaga federal untuk tahun fiskal penuh yang dimulai pada 1 Oktober. RUU itu tidak memiliki peluang untuk lolos dari Senat yang dikuasai Partai Demokrat dan tidak akan menghindari penutupan pemerintahan karena mereka tidak mendanai seluruh pemerintahan bahkan jika undang-undang tersebut menjadi undang-undang.

Mereka yang menentang mengatakan Kongres harus fokus pada anggaran belanja dibandingkan perpanjangan sementara, bahkan jika hal itu berujung pada penutupan pemerintahan.

Baca Juga: Pentagon Ungkap Kesepakatan Militer dengan Elon Musk, Ini Isinya

“Apa yang berhasil adalah menyingsingkan lengan baju kita dan menerapkan RUU ini dan memindahkannya,” kata politisi Partai Republik Matt Gaetz dalam podcast setelah memberikan suara menentang RUU sementara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved