China: Latihan Perang Kapal Induk Dekat Taiwan untuk Lawan Arogansi Separatis

Kamis, 28 September 2023 - 08:31 WIB
loading...
China: Latihan Perang...
China klaim latihan perang yang melibatkan kapal induk di dekat Taiwan bertujuan untuk melawan arogansi pasukan separatis pulau tersebut. Foto/via Anadolu
A A A
BEIJING - China mengonfirmasi serangkaian latihan perang baru-baru ini di dekat Taiwan bertujuan untuk memerangi arogansi pasukan separatis. Manuver Beijing itu melibatkan kapal induk Shandong, beberapa kapal perang dan puluhan jet tempur.

Juru bicara Kantor Urusan Taiwan China, Zhu Fenglian, mengakui tujuan dari latihan perang Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) tersebut.

“Tujuannya adalah untuk secara tegas memerangi arogansi pasukan separatis kemerdekaan Taiwan dan tindakan mereka untuk mencari kemerdekaan,” kata Zhu dalam konferensi pers rutin di Beijing pada Rabu, sebagaimana dilansir AFP, Kamis (28/9/2023).

“Provokasi kemerdekaan Taiwan terus berlanjut sepanjang hari, dan tindakan Tentara Pembebasan Rakyat untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayah selalu berlangsung,” paparnya.

Baca Juga: Bakal Capres AS Nikki Haley: China Bersiap untuk Perang!

Zhu mendesak masyarakat Taiwan untuk membedakan antara “benar dan salah”, dengan tegas menentang kemerdekaan pulau itu, dan bekerja sama dengan China untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Taiwan, yang telah memerintah sendiri selama puluhan tahun, menolak menjadi bagian dari China. Sedangkan Beijing tetap menganggap pulau itu bagian dari China dan bersumpah akan menundukannya bahkan dengan kekerasan jika perlu.

Kementerian Pertahanan Taiwan kemarin melaporkan pergerakan militer China lebih lanjut. Kementerian itu mendeteksi dan merespons 16 pesawat militer China yang memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan selama 24 jam sebelumnya, 12 di antaranya melintasi garis tengah Selat Taiwan.

Kementerian itu memperingatkan bahwa meningkatnya frekuensi aktivitas militer China telah meningkatkan risiko terjadinya peristiwa yang “tidak terkendali” dan memicu bentrokan yang tidak disengaja.

China sangat tidak menyukai Wakil Presiden Taiwan William Lai, yang menjadi calon presiden untuk pemilu Januari, karena komentarnya sebelumnya yang mendukung kemerdekaan pulau tersebut.

William Lai mengatakan bahwa dirinya tidak berusaha mengubah status quo dan telah menawarkan pembicaraan dengan Beijing.

"Situasi di Selat Taiwan belum membaik seiring berjalannya waktu," kata Lai.

“Upaya China untuk mencaplok Taiwan tidak berubah,” katanya pada sebuah acara di Taipei pada hari Rabu untuk memperingati 37 tahun berdirinya Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa.

Pada hari Kamis, Taiwan berencana meluncurkan kapal selam pertama dari delapan kapal selam buatan dalam negeri untuk meningkatkan pertahanannya melawan China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
Menekraf Tegaskan AI...
Menekraf Tegaskan AI Hanya Asisten, Bukan Pengganti Kreator atau Musisi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved