Pertama Kali, Rusia Kirim Pasukan Baru ke Garis Depan Ukraina

Kamis, 28 September 2023 - 03:17 WIB
loading...
A A A
Kementerian Inggris mengatakansejak dimulainya invasi, Rusia jarang mempertahankan kelompok sebesar tentara yang berpotensi menjadi basis serangan baru yang besar.

“Dengan 25 CAA yang tampaknya dikerahkan sedikit demi sedikit untuk memperkuat garis pertahanan yang terlalu luas, kemungkinan serangan baru Rusia yang terkoordinasi akan kecil dalam beberapa minggu mendatang,” laporan tersebut menyimpulkan.

Kementerian Pertahanan Inggris telah mengatakan dalam pembaruan intelijen pada tanggal 2 Agustus bahwa selama dua bulan sebelumnya, Rusia kemungkinan telah mulai membentuk formasi besar baru untuk menambah kedalaman pasukan daratnya. Ini termasuk Tentara Gabungan ke-25.

“Rusia kemungkinan akan mengerahkan formasi baru sebagai pasukan cadangan di Ukraina. Namun, dalam jangka panjang, Rusia bercita-cita untuk memperkuat pasukannya menghadapi NATO. Tanpa gelombang besar mobilisasi wajib yang baru, Rusia tidak mungkin menemukan pasukan baru yang cukup untuk menyediakan sumber daya bahkan untuk satu tentara baru,” menurut data intelijen pada saat itu.

Baca Juga: Kenapa Tentara Ukraina Mengalami Ketergantungan dengan Ganja?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved