Lagi Gencar-gencarnya Lancarkan Serangan Balik, Ukraina Malah Dipasok Tank Rusak

Sabtu, 23 September 2023 - 07:59 WIB
loading...
Lagi Gencar-gencarnya...
Sebuah laporan menyebutkan sekutu Ukraina di Eropa mengirimkan tank Leoprad 1 yang rusak dan tidak bisa digunakan. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Ukraina sangat membutuhkan senjata saat mereka dengan gencar melakukan serangan balik untuk merebut sejumlah wilayah yang diduduki oleh Rusia . Mereka pun dengan semangat menerima bantuan senjata yang oleh negara lain dianggap terlalu tua dan kuno.

Namun, sebuah laporan yang dirilis minggu ini sungguh mengejutkan. Laporan itu menyebutkan bahwa sebagian dari bantuan senjata yang didapat tidak dapat digunakan.

Kementerian Pertahanan Jerman pada bulan Februari mengumumkan kemitraan dengan Denmark dan Belanda untuk mengirimkan sumbangan "setidaknya" 100 tank Leopard 1A5 yang diperbarui ke Ukraina. Jerman sendiri telah memensiunkan tank bertenaga diesel seberat 42 ton itu pada tahun 2000.

Baca Juga: Biden: Ukraina Akan Terima Pengiriman Tank Pertama AS Minggu Depan

Namun dalam pengumumannya, mereka menggambarkan tank Leopard 1A5 sebagai tambahan yang “kuat dan bertenaga” untuk pertahanan Ukraina. Sejak saat itu, tentara Ukraina telah berlatih di pangkalan Jerman tentang cara menggunakannya.

Masalahnya adalah banyak dari tank tempur ini – yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1965 – tidak dapat dikerahkan di medan perang sama sekali.

Pada hari Jumat, TV 2, sebuah lembaga penyiaran publik di Denmark, melaporkan bahwa 12 dari 20 tank Leopard 1A5 yang telah disumbangkan mengalami masalah teknis.

Baca Juga: Anggota NATO Mengaku Gunakan Tank dari Museum untuk Latih Pasukan Ukraina

"Dua dari tank tersebut berada di Polandia dengan kerusakan yang serius," lapor outlet tersebut, mengutip pengarahan yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen seperti dilansir dari Insider, Sabtu (23/9/2023).

Dan awal pekan ini, outlet Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa 10 tank Leopard lainnya mengalami masalah yang cukup besar sehingga Ukraina menolak pengirimannya.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa konsorsium Jerman-Denmark-Belanda tidak mungkin memenuhi tenggat waktu yang ambisius untuk menyediakan lusinan tank era Perang Dingin kepada Ukraina dalam kondisi berfungsi sebelum musim dingin.

Baca Juga: Ukraina Tolak Bantuan Tank Leopard dari Jerman
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Berita Terkini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Infografis
Rusia: Serangan Natal...
Rusia: Serangan Natal ke Ukraina Sukses Capai Tujuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved