PM Israel Netanyahu: Timur Tengah di Titik Puncak Perdamaian Bersejarah
Sabtu, 23 September 2023 - 02:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi MBS: Saya Tidak Peduli dengan Tuduhan Sportwashing
Berbicara dua hari setelah bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di New York, Netanyahu mengatakan dia merasa pemerintahan Biden dapat mengamankan kesepakatan antara Israel dan Arab Saudi dengan cara yang sama seperti pemerintahan Trump memfasilitasi Abraham Accords.
“Perjanjian Abraham adalah poros sejarah dan hari ini kita melihat berkahnya, dengan perdagangan dan investasi dengan mitra perdamaian baru kita yang meningkat seiring kerja sama negara kita di bidang perdagangan, energi, air dan pertanian, iklim dan banyak bidang lainnya,” ujar Netanyahu.
“Dalam konferensi G20, Presiden Biden, Perdana Menteri (India) (Narendra) Modi, dan para pemimpin Eropa dan Arab mengumumkan rencana koridor visioner yang akan membentang melintasi Semenanjung Arab dan masuk ke Israel,” ungkap dia.
“Ini akan menghubungkan India ke Eropa melalui maritim, jalur kereta api, jaringan pipa energi, kabel serat optik. Koridor ini akan melewati pos-pos pemeriksaan maritim, atau lebih tepatnya titik-titik sempit, dan secara drastis menurunkan biaya barang, komunikasi, dan energi bagi lebih dari 2 miliar orang,” ujar dia.
Berbicara dua hari setelah bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di New York, Netanyahu mengatakan dia merasa pemerintahan Biden dapat mengamankan kesepakatan antara Israel dan Arab Saudi dengan cara yang sama seperti pemerintahan Trump memfasilitasi Abraham Accords.
“Perjanjian Abraham adalah poros sejarah dan hari ini kita melihat berkahnya, dengan perdagangan dan investasi dengan mitra perdamaian baru kita yang meningkat seiring kerja sama negara kita di bidang perdagangan, energi, air dan pertanian, iklim dan banyak bidang lainnya,” ujar Netanyahu.
“Dalam konferensi G20, Presiden Biden, Perdana Menteri (India) (Narendra) Modi, dan para pemimpin Eropa dan Arab mengumumkan rencana koridor visioner yang akan membentang melintasi Semenanjung Arab dan masuk ke Israel,” ungkap dia.
“Ini akan menghubungkan India ke Eropa melalui maritim, jalur kereta api, jaringan pipa energi, kabel serat optik. Koridor ini akan melewati pos-pos pemeriksaan maritim, atau lebih tepatnya titik-titik sempit, dan secara drastis menurunkan biaya barang, komunikasi, dan energi bagi lebih dari 2 miliar orang,” ujar dia.
Lihat Juga :