Venezuela Rebut Penjara Tocoron dari Gangster Terkuat, Ada Kolam Renang hingga Diskotik
Kamis, 21 September 2023 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Risquez mengatakan kepada AFP bahwa geng tersebut "memanfaatkan" krisis ekonomi dan politik Venezuela selama dekade terakhir untuk memperluas operasinya, dan kini hadir di setidaknya delapan negara Amerika Latin lainnya.
Dia mengatakan Tocoron, sebelum operasi besar pasukan keamanan, sepenuhnya berada di tangan gangster tersebut.
"Di dalam, orang-orang yang saya lihat membawa senjata adalah tahanan yang tergabung dalam organisasi. Mereka menjaga penjara tetapi bukan untuk negara," katanya.
Dia menggambarkan penjara itu sebagai "hotel" bagi para pemimpin geng, dengan bank, lapangan baseball, restoran, dan bahkan diskotik.
Pemimpin geng tersebut adalah Hector Guerrero Flores, yang menjalani hukuman 17 tahun penjara karena pembunuhan dan perdagangan narkoba. Demikian disampaikan Carlos Nieto, koordinator A Window for Freedom, sebuah LSM hak-hak narapidana.
Meski demikian, kata Risquez, sebelum operasi dia tampak datang dan pergi dari Tocoron sesuka hati.
Menurut Observatorium Penjara Venezuela, lebih dari 50 persen penjara di negara itu penuh sesak dan kondisi penahanan yang buruk.
Nieto mengatakan penggerebekan itu merupakan pengakuan atas kekacauan penjara dan betapa lalainya pemerintah dalam menyelesaikannya.
Dia mengatakan Tocoron, sebelum operasi besar pasukan keamanan, sepenuhnya berada di tangan gangster tersebut.
"Di dalam, orang-orang yang saya lihat membawa senjata adalah tahanan yang tergabung dalam organisasi. Mereka menjaga penjara tetapi bukan untuk negara," katanya.
Dia menggambarkan penjara itu sebagai "hotel" bagi para pemimpin geng, dengan bank, lapangan baseball, restoran, dan bahkan diskotik.
Pemimpin geng tersebut adalah Hector Guerrero Flores, yang menjalani hukuman 17 tahun penjara karena pembunuhan dan perdagangan narkoba. Demikian disampaikan Carlos Nieto, koordinator A Window for Freedom, sebuah LSM hak-hak narapidana.
Meski demikian, kata Risquez, sebelum operasi dia tampak datang dan pergi dari Tocoron sesuka hati.
Menurut Observatorium Penjara Venezuela, lebih dari 50 persen penjara di negara itu penuh sesak dan kondisi penahanan yang buruk.
Nieto mengatakan penggerebekan itu merupakan pengakuan atas kekacauan penjara dan betapa lalainya pemerintah dalam menyelesaikannya.
(mas)
Lihat Juga :