Singgung Nuklir Putin, Zelensky Tuduh Rusia Dorong Dunia ke Perang Terakhir
Rabu, 20 September 2023 - 14:21 WIB
loading...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidatonya di PBB menyebut Rusia sebagai teroris yang tidak berhak memiliki senjata nuklir. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW YORK - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, telah menuduh Rusia mendorong dunia menuju perang terakhir.
Dia lantas menyuarakan kekhawatiran tentang serangan senjata nuklir oleh rezim Presiden Vladimir Putin yang berkuasa di Rusia.
Dalam pidatonya 14 menit di hadapan Majelis Umum PBB di New York, Zelensky mengeklaim bahwa Moskow menggunakan segala hal mulai dari makanan, energi, hingga anak-anak dalam perang melawan Ukraina.
"Abad ke-20 mengajarkan dunia untuk menahan diri dari penggunaan senjata pemusnah massal, tidak menyebarkan, tidak memperbanyak diri, tidak mengancam dan tidak melakukan uji coba, namun mendorong pelucutan senjata nuklir sepenuhnya,” kata Zelensky, seperti dikutip AFP, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Zelensky Caci Maki Rusia di PBB: Teroris Tak Berhak Miliki Senjata Nuklir!
“Sejujurnya, ini adalah strategi yang bagus tetapi ini bukan satu-satunya strategi untuk melindungi dunia dari perang terakhir," ujarnya.
Dia menceritakan bagaimana Kyiv menyerahkan persenjataan nuklirnya pada akhir Perang Dingin setelah menerima jaminan keamanan dari Rusia dan Barat.
Dia lantas menyuarakan kekhawatiran tentang serangan senjata nuklir oleh rezim Presiden Vladimir Putin yang berkuasa di Rusia.
Dalam pidatonya 14 menit di hadapan Majelis Umum PBB di New York, Zelensky mengeklaim bahwa Moskow menggunakan segala hal mulai dari makanan, energi, hingga anak-anak dalam perang melawan Ukraina.
"Abad ke-20 mengajarkan dunia untuk menahan diri dari penggunaan senjata pemusnah massal, tidak menyebarkan, tidak memperbanyak diri, tidak mengancam dan tidak melakukan uji coba, namun mendorong pelucutan senjata nuklir sepenuhnya,” kata Zelensky, seperti dikutip AFP, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Zelensky Caci Maki Rusia di PBB: Teroris Tak Berhak Miliki Senjata Nuklir!
“Sejujurnya, ini adalah strategi yang bagus tetapi ini bukan satu-satunya strategi untuk melindungi dunia dari perang terakhir," ujarnya.
Dia menceritakan bagaimana Kyiv menyerahkan persenjataan nuklirnya pada akhir Perang Dingin setelah menerima jaminan keamanan dari Rusia dan Barat.
Lihat Juga :