Mengapa Banyak Penganut Sikh Ingin Memisahkan Diri dari India?
Selasa, 19 September 2023 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Dituding Terlibat Pembunuhan Pemimpin Separatis, India Marah dan Usir Diplomat Kanada
![Mengapa Banyak Penganut Sikh Ingin Memisahkan Diri dari India?]()
Foto/Reuters
India sangat menentang gerakan Khalistan. Semua partai politik arus utama, termasuk di Punjab, mengecam kekerasan dan separatisme.
Ketegangan yang berkepanjangan menjadi penyebab dua insiden paling kontroversial dalam sejarah India modern - penyerbuan Kuil Emas dan pembunuhan Indira Gandhi.
Pada bulan Juni 1984, militer India menyerbu situs paling suci bagi umat Sikh dan mengusir kelompok separatis militan yang berlindung di kompleks kuil di kota Amritsar.
Penyerangan tersebut, yang mengakibatkan banyak kematian dan kerusakan parah pada Kuil Emas, telah diperintahkan oleh Perdana Menteri Indira Gandhi.
Beberapa bulan setelah operasi, Gandhi dibunuh oleh dua pengawalnya yang Sikh, yang menyebabkan kerusuhan dan kekerasan komunal selama empat hari.
Ribuan orang terbunuh, kebanyakan dari mereka adalah penganut Sikh. Perkiraannya berkisar antara 3.000 orang tewas hingga 17.000 orang.
Khalistan merupakan garis merah bagi India karena bekas kekerasan pada tahun 1980an masih segar.
Semua partai politik di India bersatu dalam menentang kemerdekaan Sikh, sehingga tidak ada pemerintah India yang boleh mengabaikan masalah Khalistan demi kepentingan hubungan diplomatik bilateral.
![Mengapa Banyak Penganut Sikh Ingin Memisahkan Diri dari India?]()
Foto/Reuters
Hardeep Singh Nijjar adalah warga negara Kanada yang ditembak mati di luar kuil Sikh pada tanggal 18 Juni di Kanada, pada usia 45 tahun.
Ia lahir di desa Bharsinghpur di Jalandhar Punjab, dan pindah ke Kanada pada tahun 1997.
2. India Menentang Kemerdekaan Khalistan

Foto/Reuters
India sangat menentang gerakan Khalistan. Semua partai politik arus utama, termasuk di Punjab, mengecam kekerasan dan separatisme.
Ketegangan yang berkepanjangan menjadi penyebab dua insiden paling kontroversial dalam sejarah India modern - penyerbuan Kuil Emas dan pembunuhan Indira Gandhi.
Pada bulan Juni 1984, militer India menyerbu situs paling suci bagi umat Sikh dan mengusir kelompok separatis militan yang berlindung di kompleks kuil di kota Amritsar.
Penyerangan tersebut, yang mengakibatkan banyak kematian dan kerusakan parah pada Kuil Emas, telah diperintahkan oleh Perdana Menteri Indira Gandhi.
Beberapa bulan setelah operasi, Gandhi dibunuh oleh dua pengawalnya yang Sikh, yang menyebabkan kerusuhan dan kekerasan komunal selama empat hari.
Ribuan orang terbunuh, kebanyakan dari mereka adalah penganut Sikh. Perkiraannya berkisar antara 3.000 orang tewas hingga 17.000 orang.
Khalistan merupakan garis merah bagi India karena bekas kekerasan pada tahun 1980an masih segar.
Semua partai politik di India bersatu dalam menentang kemerdekaan Sikh, sehingga tidak ada pemerintah India yang boleh mengabaikan masalah Khalistan demi kepentingan hubungan diplomatik bilateral.
3. Pemimpin Sikh Hardeep Singh Nijjar Ditembak di Kanada

Foto/Reuters
Hardeep Singh Nijjar adalah warga negara Kanada yang ditembak mati di luar kuil Sikh pada tanggal 18 Juni di Kanada, pada usia 45 tahun.
Ia lahir di desa Bharsinghpur di Jalandhar Punjab, dan pindah ke Kanada pada tahun 1997.
Lihat Juga :