Ada Apa Gerangan ketika Ribuan Orang Yahudi Berkumpul di Uman, Ukraina?

Senin, 18 September 2023 - 12:05 WIB
loading...
Ada Apa Gerangan ketika...
Ribuan warga Yahudi dari berbagai negara mendatangi Uman, kota kecil di Ukraina. Foto/Al Jazeera.
A A A
KYIV - Uman merupakan kota yang menjadi perhatian pada 2023. Padahal, kota itu berada di Ukraina yang sedang dilanda perang. Namun, kota itu selalu dikunjungi warga Yahudi dari berbagai belahan dunia.

Uman, sebuah kota di Ukraina tengah yang setiap tahunnya menampung puluhan ribu peziarah Yahudi Hasid untuk Rosh Hashanah, Tahun Baru Yahudi.

Tahun ini sekitar 32.000 orang tiba – meskipun perang Rusia-Ukraina berkecamuk 300 km ke arah selatan, dan rudal jelajah telah menyerang Uman beberapa kali, menewaskan dua puluh orang, termasuk lima anak-anak.

Perang tidak membuat mereka takut karena mereka percaya pada bantuan Rabi mereka dari alam kubur – dan mengingat nenek moyang mereka yang telah bertahan hidup selama ribuan tahun di komunitas yang hampir tidak menoleransi orang Yahudi dan kadang-kadang memusuhi mereka.

Para peziarah memilih untuk berbondong-bondong ke makam Rabbi Nachman, pendiri Hasidisme cabang Breslav, yang meninggal di sini pada tahun 1810. Tahun baru yang diberkati akan membuahkan hasil jika mereka merayakannya di dekat makam Nachman.

“Kami adalah orang-orang yang telah hidup dan selamat dari penganiayaan, perang, dan bahaya selama ribuan tahun,” Meinhart, 62, mengatakan kepada Al Jazeera.

Masa lalu keluarga Meinhart mencerminkan pengalaman bertahan hidup ini. Ayahnya pindah ke Amerika Serikat dari Jerman sebelum Perang Dunia II dan berperang melawan Nazi yang membunuh kerabatnya selama Holocaust.

Meinhart lahir di AS tetapi pindah ke Yerusalem 40 tahun lalu untuk bergabung dengan komunitas Hasid dan menjadi ayah dari sembilan anak.

Baca Juga: Ukraina Klaim Rebut Kembali Wilayah Bakhmut

Tahun ini, ia datang ke Uman bersama putra-putranya – meninggalkan istri dan putrinya adalah satu-satunya kelonggaran baginya terhadap kemungkinan bahaya perang.

“Saya bisa saja membawa istri dan anak-anak saya, tapi saya memilih untuk tidak melakukannya,” kata Meinhart.

Namun, beberapa peziarah perempuan berani menghadapi invasi Rusia. “Tidak ada rasa takut,” kata Rachel, seorang Yahudi Prancis berusia 25 tahun.

Dia bersikeras bahwa ziarah memang mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, dan mereka kembali ke makam rabbi mereka lagi dan lagi.

“Orang-orang tidak akan kembali ke sini jika hal-hal positif tidak terjadi pada mereka,” kata Rachel, yang berdiri di Jalan Pushkin di pusat Uman, pusat ziarah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
Berita Terkini
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved