Mesir Larang Niqab di Sekolah, Jagad Media Sosial Bergejolak

Rabu, 13 September 2023 - 17:28 WIB
loading...
Mesir Larang Niqab di...
Mesir larang penggunaan niqab di sekolah, netizen terpecah. Foto/Ilustrasi
A A A
KAIRO - Mesir pada awal pekan ini mengeluarkan larangan yang melarang siswi sekolah mengenakan penutup wajah atau niqab di sekolah. Kebijakan ini memicu perdebatan di media sosial, dengan banyak netizen menyebut larangan itu bersifat menindas sementara yang lain menyatakan dukungan mereka.

“Segala bentuk penutup kepala yang bertentangan dengan kondisi di mana wajah tidak terlihat tidak dapat diterima," bunyi pernyataan Kementerian Pendidikan Mesir yang diterbitkan di surat kabar milik pemerintah Akhbar al-Youm seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu (13/9/2023).

Pernyataan itu menyatakan bahwa siswi akan diperbolehkan mengenakan jilbab jika mereka mau, namun harus dengan warna yang dipilih oleh kementerian dan direktorat pendidikan setempat.

Menurut pernyataan Kementerian Pendidikan Mesir, seorang siswa harus memutuskan apakah mereka ingin menutupi rambut mereka berdasarkan keinginan pribadinya tanpa tekanan atau paksaan dari orang atau entitas lain selain orang tua.

Baca Juga: Argentina, Iran, Arab Saudi, Mesir, UEA dan Ethiopia Jadi Anggota Baru BRICS

Pernyataan tersebut juga menambahkan bahwa orang tua harus diberitahu tentang pilihan anak perempuan mereka dan bahwa pihak berwenang akan memverifikasi pengetahuan wali murid tentang pilihan siswa mengenai penutup kepala.

Aturan tersebut akan diberlakukan mulai awal tahun ajaran pada 30 September hingga Juni 2024. Keputusan tersebut akan berlaku baik di sekolah negeri maupun swasta.

Kritik terhadap aturan berpakaian baru itu pun bermunculan di media sosial dan menuduh pemerintah mencampuri hak-hak perempuan.

“Biarkan wanita mengenakan apa pun yang mereka anggap cocok. Kami ingin dunia yang bebas dan setara bagi perempuan untuk memutuskan apa yang akan mereka kenakan tanpa campur tangan negara,” tulis seorang netizen bernama Zainab Dabo di X, yang secara dulu dikenal sebagai Twitter.

Mereka yang menentang larangan tersebut mengatakan bahwa Niqab adalah kewajiban agama dan tidak boleh dipolitisasi.

Baca Juga: Mesir Tolak Mentah-mentah Tekanan AS untuk Mempersenjatai Ukraina

“Niqab bukan masalah, masalahnya adalah ketidaktahuan dan intoleransi dari mereka yang ingin memaksakan pandangannya kepada orang lain. Niqab bukanlah sebuah pernyataan politik, ini adalah kewajiban agama,” seorang netizen yang diidentifikasi sebagai Rizwan kayani memposting di X.

Sedangkan para pendukung pelarangan niqab memuji keputusan tersebut sebagai langkah ke arah yang benar bagi kebebasan perempuan.

“Sebuah langkah ke arah yang benar bagi Mesir! kebebasan hidup wanita sepanjang jalan!!,” tulis seorang pengguna bernama Yasser Arafat di X.

Pengguna lain yang diidentifikasi sebagai althafxx memposting di X: “Keputusan bagus. Kami tidak ingin bersikap terlalu ekstrem atau keras terhadap agama. Jika dia mengenakan gaun lain, itu juga tidak masalah.”

Baca Juga: Hotel di Mesir Tendang Keluar Model Israel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Mesir Ditempatkan di UEA
Menilai Rapor Australia...
Menilai Rapor Australia dalam Kebijakan Pelarangan Media Sosial
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved