Barat Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina, Putin: 'Gak Ngaruh, Cuma Perpanjang Konflik
Selasa, 12 September 2023 - 22:23 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan bahwa antara 1.000 dan 1.500 orang Rusia mendaftar untuk berperang di Ukraina setiap hari.
“Inilah yang membedakan masyarakat Rusia, masyarakat Rusia. Saya tidak tahu apakah hal ini mungkin terjadi di negara lain atau tidak. Orang-orang dengan sengaja mendaftar wajib militer, menyadari bahwa mereka pada akhirnya akan berakhir di garis depan,” presiden Rusia dikatakan.
"Dan orang-orang kami, orang-orang Rusia, memahami apa yang menanti mereka, memahami bahwa mereka dapat memberikan hidup mereka untuk tanah air atau terluka parah, mereka tetap melakukannya secara sadar dan sukarela," sambungnya.
Moskow telah memikat pejuang asing untuk berperang di Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, dengan warga Kuba, Armenia, dan Kazakhstan, bekas republik Soviet yang berbatasan dengan Rusia, menjadi sasaran melalui berbagai cara.
Laporan juga muncul bahwa pekerja migran berkewarganegaraan Rusia ditangkap untuk berperang di Ukraina.
Kremlin belum mengomentari laporan tersebut. Newsweek menghubungi Kementerian Luar Negeri Rusia melalui email untuk memberikan komentar.
Baca Juga: Ingin Mengalahkan Ukraina, Rusia Siap Rekrut 420.000 Tentara
“Inilah yang membedakan masyarakat Rusia, masyarakat Rusia. Saya tidak tahu apakah hal ini mungkin terjadi di negara lain atau tidak. Orang-orang dengan sengaja mendaftar wajib militer, menyadari bahwa mereka pada akhirnya akan berakhir di garis depan,” presiden Rusia dikatakan.
"Dan orang-orang kami, orang-orang Rusia, memahami apa yang menanti mereka, memahami bahwa mereka dapat memberikan hidup mereka untuk tanah air atau terluka parah, mereka tetap melakukannya secara sadar dan sukarela," sambungnya.
Moskow telah memikat pejuang asing untuk berperang di Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, dengan warga Kuba, Armenia, dan Kazakhstan, bekas republik Soviet yang berbatasan dengan Rusia, menjadi sasaran melalui berbagai cara.
Laporan juga muncul bahwa pekerja migran berkewarganegaraan Rusia ditangkap untuk berperang di Ukraina.
Kremlin belum mengomentari laporan tersebut. Newsweek menghubungi Kementerian Luar Negeri Rusia melalui email untuk memberikan komentar.
Baca Juga: Ingin Mengalahkan Ukraina, Rusia Siap Rekrut 420.000 Tentara
(ian)
Lihat Juga :