Akui ‘Kalah Perang’, Sejuta Dokter-Perawat Usul Lockdown Baru Manila
Minggu, 02 Agustus 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Pada pertengahan Maret, Duterte menerapkan salah satu lockdown paling ketat dan terlama di dunia, di ibu kota dan provinsi lain untuk memerangi virus itu.
Demi memulihkan ekonomi, pembatasan itu dilonggarkan pada Juni sehingga membuat warga kembali bebas bergerak dan membuka kembali beberapa bisnis.
Namun infeksi meningkat hingga lima kali lipat menjadi 93.354, dengan kematian lebih dari dua kali lipat menjadi 2.023 orang. (Lihat Infografis: Persaingan Misil Hipersonik Kian Intensif di Antara Kekuatan Dunia)
Para pekerja kesehatan, termasuk mikrobiologis, pakar penyakit infeksi dan kesehatan publik, pediatrik dan perawat menyerukan lockdown dua pekan di ibu kota dan provinsi selatan hingga pertengahan Agustus. (Lihat Video: Penampakan Tawaf Ibadah Haji dalam Masa Pandemi di Masjidil Haram)
Demi memulihkan ekonomi, pembatasan itu dilonggarkan pada Juni sehingga membuat warga kembali bebas bergerak dan membuka kembali beberapa bisnis.
Namun infeksi meningkat hingga lima kali lipat menjadi 93.354, dengan kematian lebih dari dua kali lipat menjadi 2.023 orang. (Lihat Infografis: Persaingan Misil Hipersonik Kian Intensif di Antara Kekuatan Dunia)
Para pekerja kesehatan, termasuk mikrobiologis, pakar penyakit infeksi dan kesehatan publik, pediatrik dan perawat menyerukan lockdown dua pekan di ibu kota dan provinsi selatan hingga pertengahan Agustus. (Lihat Video: Penampakan Tawaf Ibadah Haji dalam Masa Pandemi di Masjidil Haram)
(sya)
Lihat Juga :