Perusahaan Rusia Ingin Kembali Produksi 'Tank Terbang' Legendaris
Senin, 11 September 2023 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Persenjataan utama T-80 adalah meriam smoothbore 2A46 kaliber 125 mm, yang dapat menembakkan persenjataan biasa dan proyektil anti-tank berpemandu.
Persenjataan sekunder mencakup senapan mesin 12,7 mm dan 7,62 mm. Tank-tank ini dilengkapi dengan sistem pembidik penembak jarak jauh termal dan laser Sosna-U, serta pemuat otomatis seri Korzina, yang dapat menampung peluru standar, amunisi HEAT atau HE-FRAG.
Lebih dari 5.500 unit T-80 dengan berbagai modifikasi diproduksi di pabrik pertahanan di seluruh Uni Soviet (dan pada tingkat lebih rendah di wilayah pasca-Soviet setelah tahun 1991).
Tank yang terbaru termasuk T-80UD yang dimodifikasi dengan mesin diesel yang diproduksi Pabrik Lokomotif Malyshev di Kharkov.
Model T-80 buatan Rusia terakhir diproduksi oleh Omsktransmash pada 2001.
Varian T-80 dioperasikan sekitar setengah lusin negara di seluruh dunia, termasuk Rusia, Ukraina, Uzbekistan, Pakistan, Siprus, Yaman, dan Korea Selatan (yang membelinya pada 1990-an).
Inggris dan Amerika juga membeli beberapa T-80U tak lama setelah runtuhnya Uni Soviet dalam upaya mempelajari rahasia tank tersebut. Mantan operatornya termasuk Angola, Mesir, Azerbaijan dan Belarusia.
Persenjataan sekunder mencakup senapan mesin 12,7 mm dan 7,62 mm. Tank-tank ini dilengkapi dengan sistem pembidik penembak jarak jauh termal dan laser Sosna-U, serta pemuat otomatis seri Korzina, yang dapat menampung peluru standar, amunisi HEAT atau HE-FRAG.
Lebih dari 5.500 unit T-80 dengan berbagai modifikasi diproduksi di pabrik pertahanan di seluruh Uni Soviet (dan pada tingkat lebih rendah di wilayah pasca-Soviet setelah tahun 1991).
Tank yang terbaru termasuk T-80UD yang dimodifikasi dengan mesin diesel yang diproduksi Pabrik Lokomotif Malyshev di Kharkov.
Model T-80 buatan Rusia terakhir diproduksi oleh Omsktransmash pada 2001.
Varian T-80 dioperasikan sekitar setengah lusin negara di seluruh dunia, termasuk Rusia, Ukraina, Uzbekistan, Pakistan, Siprus, Yaman, dan Korea Selatan (yang membelinya pada 1990-an).
Inggris dan Amerika juga membeli beberapa T-80U tak lama setelah runtuhnya Uni Soviet dalam upaya mempelajari rahasia tank tersebut. Mantan operatornya termasuk Angola, Mesir, Azerbaijan dan Belarusia.
(sya)
Lihat Juga :