AS Setuju Jual Rudal dan Torpedo Senilai Rp2,4 Triliun ke India

Selasa, 14 April 2020 - 16:05 WIB
loading...
AS Setuju Jual Rudal...
Rudal AGM-84L Harpoon Block II Amerika Serikat. Foto/Defence Talk
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menyetujui penjualan beberapa jenis torpedo dan rudal Harpoon ke India. Nilai paket penjualan senjata itu mencapai USD155 juta atau lebih dari Rp2,4 triliun.

Persetujuan pemerintah Donald Trump itu disampaikan Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam rilis berita hari Senin waktu Washington.

"Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing kepada Pemerintah India atas sepuluh rudal yang diluncurkan (ke) udara AGM-84L Harpoon Block II dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya USD92 juta," bunyi rilis tersebut yang dikutip Sputniknews, Selasa (14/4/2020).

Kesepakatan itu juga akan mencakup peti kemas, suku cadang dan reparasi dan Penugasan Airlift Penugasan Khusus (Specialized Assignment Airlift Mission).

Selain itu, DSCA mengatakan dalam rilis kedua bahwa Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan untuk menyetujui kemungkinan penjualan 16 unit MK 54 All Up Round Lightweight Torpedoes dan tiga unit MK 54 Exercise Torpedoes senilai USD63 juta kepada pemerintah India.

Kesepakatan penjualan torpedo ini akan suku cadang MK 54 dan peralatan lainnya.

Pada bulan Maret, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan peralatan data taktis termasuk identifikasi teman atau musuh untuk 32 unit pesawat F-16 Korea Selatan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved