Dianggap Anti-semit, Paris Copot Penghargaan Khusus Pemimpin Palestina

Minggu, 10 September 2023 - 10:55 WIB
loading...
Dianggap Anti-semit,...
Paris copot penghargaan khusus untuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas karena dianggap anti-semit setelah mengeluarkan pernyataan terkait Holocaust. Foto/CNN
A A A
PARIS - Pemerintah Ibu Kota Prancis , Paris , telah membatalkan penghargaan khusus yang diberikan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas karena komentar antisemitnya baru-baru ini yang meremehkan Holocaust .

“Pernyataan Anda bertentangan dengan nilai-nilai universal dan kebenaran sejarah Holocaust,” kata Wali Kota Paris Anne Hidalgo dalam sebuah surat yang dirilis pada Jumat lalu seperti dikutip dari ABC News, Minggu (10/9/2023).

Memperhatikan bahwa puluhan ribu orang Yahudi ditangkap di Paris di bawah pendudukan Nazi dan dideportasi ke kamp kematian, Hidalgo berkata: “Kami mengutuk komentar Anda dengan sangat tegas. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan revisionisme dan negasionisme.”

Baca Juga: Mengapa Jerman dan Israel Marah dengan Pidato Presiden Palestina tentang Yahudi dan Holocaust? Berikut 3 Faktanya

Hidalgo menganugerahi Abbas penghargaan tertinggi kota itu, Perunggu Agung Paris, pada tahun 2015 atas upayanya menuju perdamaian di Timur Tengah dan solusi dua negara.

Dalam pidatonya bulan lalu di hadapan anggota senior gerakan Fatah, Abbas mengatakan bahwa Adolf Hitler membunuh orang-orang Yahudi Eropa bukan karena antisemitisme, tetapi karena “fungsi sosial” mereka dalam masyarakat, seperti peminjaman uang.

Amerika Serikat (AS), Jerman dan Uni Eropa mengecam komentarnya dan menuduhnya memutarbalikkan sejarah serta mempromosikan stereotip antisemit.

Dalam Holocaust, 6 juta orang Yahudi dan lainnya dibunuh oleh Nazi dan sekutunya. Hitler menganggap orang-orang Yahudi sebagai ras yang lebih rendah dan dengan kejam mempromosikan stereotip antisemit untuk menghasut kekerasan dan diskriminasi terhadap orang-orang Yahudi di Eropa ketika Reich Ketiga melakukan genosida.

Baca Juga: Anwar Ibrahim Desak Dunia Hindari Kebingungan dalam Tangani Konflik di Palestina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
Demonstran Anti-NATO...
Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved