Mengapa Jerman dan Israel Marah dengan Pidato Presiden Palestina tentang Yahudi dan Holocaust? Berikut 3 Faktanya

Jum'at, 08 September 2023 - 06:10 WIB
loading...
Mengapa Jerman dan Israel...
Presiden Palestina Mahmoud Abbas membuat Israel dan Jerman m,arah terkait pidatonya. Foto/Reuters
A A A
YERUSALEM - Para pejabat Jerman dan Israel mengecam Presiden Palestina Mahmoud Abbas atas komentarnya mengenai Yahudi dan Holocaust Nazi dalam pidatonya.

Abbas mengatakan Adolf Hitler memerintahkan pembunuhan massal orang-orang Yahudi karena “peran sosial” mereka sebagai rentenir, bukan karena permusuhan terhadap Yudaisme.

Duta Besar Israel untuk PBB menuduhnya melakukan "antisemitisme murni".

“Sejarahnya jelas,” kata misi Jerman di Ramallah. “Jutaan nyawa telah musnah – hal ini tidak dapat direlatifkan.”

“Kami berusaha untuk mempromosikan kenangan yang bermartabat dan akurat tentang para korban.”

Duta Besar Jerman untuk Israel, Steffen Seibert, menambahkan: “Orang-orang Palestina berhak mendengar kebenaran sejarah dari pemimpin mereka, bukan distorsi seperti itu.”

Hitler menggunakan orang-orang Yahudi sebagai kambing hitam atas penyakit Jerman. Ia juga menganggap mereka sebagai ras inferior yang harus dimusnahkan.

Presiden Palestina, yang berusia 87 tahun, sebelumnya telah dikecam oleh kelompok-kelompok Yahudi sebagai penyangkal Holocaust karena tesis doktoralnya tentang Nazi dan Zionisme.

Namun selama bertahun-tahun, ia terus memberikan pidato yang panjang dan bertele-tele yang menjelaskan pandangan-pandangannya yang ofensif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
Ternyata Ada 3 Sekte...
Ternyata Ada 3 Sekte Yahudi yang Dukung Palestina Merdeka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved