Kekurangan Pasukan, Ukraina Tutup Perbatasan untuk Mobilisasi Perempuan

Sabtu, 09 September 2023 - 12:31 WIB
loading...
Kekurangan Pasukan,...
Tentara wanita berbaris di Kiev, Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Semua perempuan di Ukraina yang memiliki pendidikan kedokteran atau farmasi akan diwajibkan mendaftar ke militer mulai bulan depan.

Perwakilan parlemen Presiden Vladimir Zelensky, Fyodor Venislavsky mengumumkan kebijakan itu pada Jumat (8/9/2023).

Pejabat tersebut, yang juga merupakan anggota komite parlemen Verkhovna Rada untuk masalah keamanan nasional, juga mencatat semua perempuan yang memenuhi syarat akan dilarang bepergian ke luar negeri setelah mereka mendaftar.

Venislavsky mencatat langkah tersebut dilakukan menyusul amandemen yang dibuat parlemen Ukraina terhadap undang-undang mobilisasi negara tersebut tahun lalu, yang memungkinkan pendaftaran militer bagi perempuan.

“Jika mereka terdaftar, mereka menerima status mereka yang bertanggung jawab untuk dinas militer,” ujar dia, seraya mencatat bahwa setelah itu, mereka akan terikat pada pembatasan perjalanan yang relevan.

“Artinya, kalau ada dokumen tersendiri yang memberi hak pemberangkatan sementara, ya boleh berangkat. Jika tidak, maka mereka, seperti halnya laki-laki, akan dibatasi haknya untuk bepergian,” papar Venislavsky seperti dikutip RBC Ukraina.

Baca juga: Sekjen PBB Kirim Surat, Bank Rusia Bisa Kembali ke SWIFT dalam Sebulan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved