Sekjen PBB Kirim Surat, Bank Rusia Bisa Kembali ke SWIFT dalam Sebulan

Sabtu, 09 September 2023 - 11:35 WIB
loading...
Sekjen PBB Kirim Surat,...
Kantor bank pertanian utama Rusia, Rosselkhozbank. Foto/sputnik
A A A
NEW YORK - Pemberi pinjaman pertanian utama Rusia, Rosselkhozbank, mungkin akan mendapatkan akses ke sistem perbankan internasional SWIFT pada awal bulan ini.

Reuters melaporkan hal itu pada Jumat (8/9/2023), mengutip surat PBB pada akhir Agustus. Langkah ini disebut-sebut sebagai insentif bagi Moskow untuk kembali ke perjanjian gandum Laut Hitam yang ditangguhkan pada Juli, menurut kantor berita tersebut.

“Rosselkhozbank akan dapat mengakses transaksi perbankan internasional melalui anak perusahaannya di Luksemburg, yang akan bertindak sebagai perantara antara pemberi pinjaman Rusia dan bank asing,” papar laporan Reuters, mengutip surat Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

“Anak perusahaan di Luksemburg, RSHB Capital SA, mungkin akan mengajukan permohonan kepada SWIFT untuk secara efektif memungkinkan akses bagi bank tersebut ke sistemnya segera,” ungkap Guterres kepada Lavrov dalam surat tertanggal 28 Agustus.

Sekjen PBB menjelaskan, “SWIFT telah mengonfirmasi RSHB Capital SA akan memenuhi syarat untuk mengajukan keanggotaan dan akses ke SWIFT untuk transaksi pangan dan pupuk, berdasarkan statusnya saat ini sebagai penerbit surat utang.”

“SWIFT telah mengkonfirmasi bahwa proses permohonan yang dipercepat dapat dilakukan, sehingga memberikan waktu untuk akses efektif dalam waktu 30 hari,” papar Guterres.

Baca juga: Anggota NATO Mengaku Gunakan Tank dari Museum untuk Latih Pasukan Ukraina

Perusahaan telekomunikasi keuangan yang berbasis di Belgia sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masalah ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
20 Perwira Perkuat Polda...
20 Perwira Perkuat Polda Metro usai Dimutasi Kapolri, Ini Namanya
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Berita Terkini
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Infografis
Prancis Kirim Jet Tempur...
Prancis Kirim Jet Tempur Mirage 2000 ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved